news
UMUM
Mantan Pemain Asing Persebaya Ini Sebut Negaranya Aman dari Covid-19 dan Bawa Timnya Juara
06 April 2020 19:01 WIB
berita
Manuchekhr Dzhalilov/Foto: Istimewa
NASIB kurang beruntung dialami Manuchekhr Dzhalilov ketika berkarier di Indonesia. Dua musim berkarier pada kompetisi Liga 1 2018 dan 2019, hasilnya tidak sebaik harapannya.

Awalnya pada 2018 Dzhalilov pertama kali merumput di Indonesia. Bukan untung yang didapat ketika memperkuat Sriwijaya FC, malah gajinya tertunggak.




Baca Juga :
- Transformasi Ardi Idrus, dari Pemain Kampung Jadi Bintang Persib
- Persiraja Senang Klub-klub yang Minta Kompetisi Tetap Jalan Terus Bertambah


Namun, tahun berikutnya Dzhalilov bukannya kapok. Ia tetap berkarier di Indonesia dan memperkuat Persebaya Surabaya.

Bukannya moncer, Dzhalilov malah dicoret dari tim Bajul IJo pada putaran kedua Liga 1 2019. Posisinya untuk slot pemain asing Asia diganti gelandang asal Australia, Aryn Williams.


Baca Juga :
- Presiden Persebaya Sempat Tulis Liga 1 Bisa Lanjut, Bawahannya Kok No Comment?
- Halalbilhalal Online Pererat Hubungan Emosional Pemain, Pelatih, dan Ofisial Persebaya


Meski mendapatkan pengalaman menyakitkan, Dzhalilov bukannya terpuruk. Pemain berposisi gelandang serang ini malah berhasil bangkit.

Pada 2020, ia ditetapkan sebagai pemain terbaik di negaranya, Tajikistan usai kompetisi Tajikistan Super Cup 2020 berakhir. Selain itu, pemain 29 tahun ini juga membawa timnya Istiklol FC sebagai juara.

Pada laga penentuan yang digelar Sabtu (04/04/2020) lalu Dzhalilov mencetak satu gol. Timnya menang 2-1 atas Dushanbe di Pamir Stadium.

Dikonfirmasi terkait ini, Dzhalilov membenarkan juara dan ia juga menyabet gelar pemain terbaik. "Alhamdulillah. Allah memberikan yang terbaik dan memberkatiku," ujarnya lewat pesan singkat, Senin (06/04/2020).

Ditanya soal kabar, Dzhalilov menyatakan baik sejauh ini. Dan di negaranya belum ada permasalahan pelik terkait pandemi Covid-19. “Makanya kompetisi bisa diselesaikan. Alhamdulillah," ujarnya kembali.

Hanya saja, negaranya tetap waspada akan pandemi virus corona. Itu sebabnya pertandingan dalam kompetisi Tajikistan digelar tanpa dihadiri penonton.

Meskipun belum beruntung berkarier di Indonesia, Dzhalilov tetap rindu atmosfer sepak bola Tanah Air yang lebih ramai dibanding Tajikistan. Ia masih bangga memamerkan jersi Persebaya pada foto profil akun Instagramnya.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id