news
LIGA INGGRIS
Ini Alasan Sebenarnya Mengapa Terry Bisa Kenakan Kostum ketika Chelsea Juara Liga Champions
02 April 2020 22:36 WIB
berita
Bek dan kapten Chelsea, John Terry, saat mengangkat trofi Liga Champions -TopSkor/istimewa
LONDON – Mantan gelandang Chelsea FC asal Brasil, Ramires, mengungkapkan alasan sesungguhnya John Terry mengenakan jersey lengkap usai The Blues memenangi final Liga Champions 2012 di Muenchen.

Terry menjadi bulan-bulanan di media sosial saat itu lantaran masuk ke lapangan dengan memakai seragam tim lengkap untuk menerima trofi Liga Champions. Padahal, mantan bek tengah sekaligus kapten Chelsea itu tidak ikut bertanding di final karena terganjal sanksi.




Baca Juga :
- Pengakuan Mengejutkan Rizky Ridho: Dulu Bonek, Kini Jadi Pemain Utama Persebaya
- Bio Paulin: Ketum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano adalah Bapak Angkat Saya


Tapi, Ramires yang kini menghabiskan sisa kariernya di negaranya bersama Palmeiras membela Terry dan menyebut bukan dia yang mengambil keputusan itu.

“Kami semua berganti baju seusai pertandingan,” kata pria 33 tahun itu kepada majalah FourFourTwo. “Gagasan tersebut datang dari pihak klub karena mereka ingin semua pemain siap untuk sesi foto tim.”


Baca Juga :
- Bocoran Taktik: Cara Melatih Kecerdasan Pemain dalam Ambil Keputusan
- Tumbangkan Getafe, Real Madrid Perlebar Jarak dengan Barcelona


Chelsea meraih gelar Liga Champions untuk kali pertama dalam sejarah usai mengalahkan Bayern Muenchen lewat adu penalti di final. Tapi, Ramires dan Terry tidak bermain dalam pertandingan itu karena sanksi.

Ramires mencetak gol penting di leg kedua semifinal lawan Barcelona, tapi dia diganjar kartu kuning dalam pertandingan itu yang membuatnya tidak bisa tampil di final.

Sementara itu, Terry mendapatkan kartu merah langsung dalam laga yang sama karena pelanggaran tanpa bola terhadap penyerang Barcelona, Alexis Sanchez. Akibatnya, Ramires dan Terry hanya bisa jadi penonton pada partai final.   

“Saya sangat cemas! Saya menendang benda-benda di dekat saya,” kata Ramires mengisahkan perasaannya saat hanya bisa jadi penonton di final. “Saya berteriak, memaki. Saat Muenchen mencetak gol setelah menit ke-80, sejumlah fan mulai menjengkelkan.

“Tapi, saat Didier Drogba mencetak gol, kami melakukan balas dendam di tribun. Itu adalah ledakan kebahagiaan! Terry ikut berdiri di atas kursi untuk melakukan selebrasi.Saat Drogba jadi eksekutor penalti terakhir, saya sangat yakin. Dia eksekutor terbaik kami. Kami pun terbang ke bulan seusai pertandingan," kata Ramires lagi.

Sebelumnya, Terry juga pernah memberikan penjelasan terkait seragam komplet yang dipakainya sesuai final itu kwpada Soccer AM.  “Saya tidak tahu kenapa semua orang membesar-besarkan itu,” kata Terry. “Ada empat atau lima pemain lain yang juga mengganti baju mereka dengan jersey lengkap. Bukan cuma saya!"

Namun, menurut Terry semua itu muncul karena publik memang tidak menyukainya. "Sebenarnya, itu instruksi UEFA. Di musim-musim sebelumnya selalu ada pemain yang tidak ikut bertanding menerima trofi dengan mengenakan pakaian bebas, tapi kali ini mereka ingin semua pemain memakai seragam lengkap," kata Terry. “Tidak banyak orang yang tahu soal itu. Tapi, tidak diragukan lagi bahwa saya yang pertama mengganti pakaian dengan kostum tim.” 

R
Penulis
Rijal Al Furqon