news
LIGA 1
Berada di Zona Merah Covid-19, Ini yang Dilakukan Rama dan Tama
31 March 2020 20:20 WIB
berita
Kiper Madura United Satria Tama
SURABAYA - Surabaya ditetapkan sebagai daerah terparah terpapar Covid-19 di Jawa Timur. Ada 41 orang yang dinyatakan positif, sehingga daerah ini masuk zona merah.

Namun yang tinggal di kota pahlawan ini tak hanya pemain Persebaya saja. Banyak juga pemain asal Surabaya yang memilih bermain di luar dan saat ini pulang kampung.

Seperti duo punggawa Madura United Satria Tama dan Andik Rendika Rama. Keduanya adalah Arek Suroboyo asli yang memperkuat tim berjulukan Laskar Sape Kerrab saat ini.

Berada di kampung halaman Satria Tama mengaku ada kecemasan tersendiri. Karena Surabaya masuk zona merah.

Kondisi tersebut membuat dirinya dan keluarga memilih ikut imbauan pemerintah dengan tetap tinggal di rumah. Selain itu dia mematuhi imbauan pemerintah lain seperti menghindari kontak fisik, sering mencuci tangan, serta tetap berolahraga.

”Tentu, kita semua sudah tahu kondisi saat ini sedang tanggap darurat karena Covid-19. Untuk itu, saya dan keluarga sepakat untuk tinggal di rumah. Serta, mengikuti semua arahan dari pemerintah, salah satunya kurangi interaksi, cuci tangan, dan terpenting tetap bergerak untuk olahraga di rumah,” ujar Satria Tama.

Sementara itu bek Madura United Andik Rendika Rama mengaku tidak pernah lupa untuk selalu berjemur. ”Sekarang, saya sudah biasa berjemur setiap pagi. Jadinya, kebiasaan baru saya bangun pagi. Biasanya bangun siang. Pagi itu, kami berjemur bersama, baru nanti dilanjut sarapan,” ujar Rendika Rama.

Selain itu meski sedang libur saat ini dia menegaskan, tetap menjaga kondisi fisik. Dengan biasa latihan sendiri setiap sore, agar saat berkumpul kembali pascalibur dalam kondisi fisik prima.

”Sorenya, saya biasanya latihan sendiri untuk menjaga kondisi fisik. Ini selain arahan iuga, memang kami semua sebagai pemain sepak bola profesional harus sadar untuk menjaga kondisi. Libur bukan halangan untuk tidak tetap berolahraga," ujar Rendika.

R
Penulis
Rizki Haerullah