news
LIGA INTERNASIONAL
Shevchenko Samakan Kasus Covid-19 dengan Bencana Chernobyl
29 March 2020 05:34 WIB
berita
Shevchenko merasa ada kemiripan antara kasus Covid-19, yang sedang melanda dunia saat ini, dengan bencana Chernobyl.-TopSkor.Id/Istimewa-
MILAN - Pandemi Covid-19 yang menyerang dunia seakan menjadi kasus besar di awal tahun. Belum bisa dikatahui kapan pandemi virus corona berakhir, namun yang jelas ini sudah mengakibatkan kekhawatiran berat dan menyebabkan sejumlah sektor lumpuh.

Andriy Shevchenko, legenda sepak bola asal Ukraina, angkat bicara soal wabah corona yang menyerang dunia saat ini. Dia melihat ada kesamaan dengan insiden nuklir di pembangkit listrik Chernobyl pada 1986 di kota Pripyat, Ukraina.




Baca Juga :
- Meniru Ide Barcelona, Sriwijaya FC Jual 5.000 Masker Keren
- Tiba di Indonesia, Shin Taeyong dan Staf dari Korsel Jalani Isolasi Mandiri Selama 14 Hari


Ketika itu ia masih berusia sembilan tahun dan terpaksa meninggalkan Kiev, Ukraina lantaran imbas besar dari bencana tersebut.

"Saya dekat dengan London (Inggris), saya tinggal dekar dari kota. Saya mengunci diri selama hampir sepuluh hari," tutur mantan pemain AC Milan tersebut saat diwawancarai Sky Sport Italia.


Baca Juga :
- 16 Pemain PSMS Medan Jalani Tes Covid
- Dianggap Tularkan Virus Corona di Spanyol, Fabio Capello Bela Pelatih Atalanta


"Kami hidup di momen sulit dengan harapan, berharap semuanya akan membaik. Satu-satunya solusi adalah menghargai aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, tetap di rumah dan memberikan dokter kesempatan untuk melakukan pekerjaannya.

"Semua dokter di dunia telah melakukan tugasnya dengan baik, suster, dan skuarelawan... terima kasih atas semua yang sudah kalian lakukan untuk kami. Kalian benar-benar pahlawan.

"Saya merasakan situasi yang mirip ketika saya masih berusia sembilan tahun, yaitu saat kejadian meledaknya pembangkit listirk (tenaga nuklir) Chernobyl.

"Itu adalah masa-masa sulit, satu-satunya solusi adalah percaya pada keputusan pemerintah. Tidak perlu melakukan tindakan bodoh, terutama meninggalkan rumah.

"Kita tidak tahu apakah terjangkit virus atau tidak, ada banyak orang yang bisa terinfeksi dan membawa virus, lalu melanjutkannya dengan mengoper virus tersebut ke orang lain tanpa gejala.

"Kita bukan hanya harus memikirkan diri sendiri tetapi juga orang lain," tutur Shevchenko.

Pada kesempatan itu pria berusia 43 tahun tersebut juga memberikan dukungan kepada Italia, negara tempat ia meniti karier ketika bermain untuk Milan.

"Saya ingin memberi hormat kepad seluruh orang Italia, saya selalu dekat dengan kalian, dan saya krimkan kalian pelukan. Forza Italia, kita bisa melewati ini bersama," Shevchenko melanjutkan.

 

I
Penulis
Igor Hakim