news
LIGA SPANYOL
Tak Mau Tahu! Pemain Barcelona Tolak Pemotongan Gaji karena Wabah Corona
26 March 2020 19:15 WIB
berita
BARCELONA – Ketika kebanyakan pemain menyetujui pemotongan gaji di tengah pandemi global Covid-19 yang membuat banyak kompetisi sepak bola ditunda, bintang-bintang FC Barcelona justru menolaknya.

Situasi ini membuat Los Azulgrana berniat memakai hak hukum mereka dalam situasi darurat yaitu menerapkan skema redundansi sementara yang di Spanyol dikenal dengan istilah ERTE (expedientes de regulacion temporal de empleo).




Baca Juga :
- Ini Harga yang Dipatok Barcelona bagi Peminat Ivan Rakitic
- Rencana Barcelona: Bentuk Trio Messi, Neymar, dan Lautaro


Presiden Barcelona, Josep Bartomeu, sempat berusaha membujuk para pemain untuk menyetujui proposal pemotongan gaji, yang menurut banyak pihak jauh lebih ringan daripada yang diberlakukan untuk tim-tim profesional Barcelona di cabang olahraga lain seperti bola basket.

Jika merujuk pada ERTE, semua tim profesional di sebuah klub bakal kehilangan gaji hingga 70 persen selama mereka tidak berlaga dalam situasi darurat.


Baca Juga :
- Barcelona Temukan Satu Lagi Cara Lain untuk Mencetak Gol
- Penolakan Koeman dan Ditundanya Piala Eropa, Membuat Posisi Setien Aman


Sebaliknya, Bartomeu masih berbaik hati dengan mempertimbangkan sejumlah kompensasi tertentu sehingga pemotongan gaji para pemain tim inti Barcelona tidak akan melebihi 50 persen. Pasalnya, tim sepak bola menghasilkan lebih banyak uang buat Los Azulgrana daripada tim-tim di cabang olahraga lainnya.

Tapi, proposal pemotongan gaji tersebut ditolak oleh seluruh anggota skuat Barcelona melalui para kapten.

Karenanya, Barcelona memutuskan untuk memakai hak hukum dalam situasi darurat untuk ttap memotong gaji para pemain tanpa harus mendapatkan persetujuan dari mereka.

Pemotongan gaji pemain dipandang sebagai suatu keharusan oleh dewan direksi Barcelona demi meminimalisasi dampak finansial yang dialami klub tersebut lantaran wabah virus Corona.

R
Penulis
Rijal Al Furqon
news
news