news
LIGA 1
Pesan WCP Kepada Para Pemain Muda Persita, Sepak Bola Bukan Permainan Individu
26 March 2020 18:40 WIB
berita
Widodo Cahyono Putro, pelatih Persita Tangerang. -TopSkor.Id/Jessica Margaretha-
TANGERANG - Persita Tangerang jadi satu dari tiga tim promosi Liga 1 musim 2020 yang belum menggigit. Dari tiga laga yang sudah dijalani, tim asuhan Widodo Cahyono Putro belum meraih kemenangan sekali pun.

Dua hasil imbang dan satu kekalahan dirangkai tim berjuluk Pendekar Cisadane ini sebelum kompetisi ditangguhkan.




Baca Juga :
- Terkait Kondisi Pemain PSS Sleman, Begini Penjelasan Dokter Tim
- INFOGRAFIS: Pemain Milenial Jadi Miliuner, Tiga Pemain Muda Termahal Liga 1 2020


Namun yang menjadi nilai lebih dari Persita adalah keberanian Widodo dalam memberikan kepercayaan kepada beberapa pemain muda tampil unjuk gigi.

Bahkan dua bek sayap Persita Muhammad Toha (23 tahun) dan Muhammad Edo Febriansyah (22) selalu jadi pilihan utama dalam tiga laga.


Baca Juga :
- Melihat Karakter Arema dari Jejak Pemain Asing: Ngeyel ala Cile dan Stylish Brasil
- Soal Pemotongan Gaji, Ismed Setuju Enggak Setuju


Edo bahkan sudah mencetak satu gol saat Persita menahan PSM Makassar 1-1 di Stadion Sport Center Kelapa Dua, Tangerang. Belum lagi potensi yang dimiliki Elisa Basna dan Aditya Gigis Hermawan sewaktu bisa meledak.

"Saya selalu berusaha bisa menyatukan mereka (pemain muda) dengan pemain senior. Sepak bola ini kan bukan permainan individu. Jadi banyak karakter," kata Widodo.

Lebih lanjut, Widodo berpesan kepada sejumlah pemain muda di timnya untuk selalu membangun sikap respek kepada siapa pun.

"Seorang pemain bintang pun kalau tidak ada pemain lainnya, gak akan bisa menonjol. Kecuali kalau mau begitu yasudah main olahraga yang individual saja," pria kelahiran Cilacap itu menambahkan.

Pada partai melawan PSM di pekan kedua, kabarnya sejumlah pemain muda Persita dipantau oleh manajer pelatih timnas Shin Tae Yong.

Pelatih asal Korea Selatan itu memang tampak hadir di Stadion Sport Center bersama sejumlah asistennya. Menanggapi para pemainnya dipantau, Widodo mengaku bangga.

"Suatu kebanggaan pastinya bagi pemain itu sendiri, pelatih, dan pemilik klub. Ya  tujuan dari kompetisi, kan gitu. Bukan kuantitas tapi kualitas yang harus di," kata Widodo.

"Bukan hanya sekadar euforia di liga ini, tapi kualitas. Karena bagaimanapun permainan di kompetisi akan dibawa ke timnas. Ke ajang internasional match, harus berpikir begitulah. Jangan hanya mencari kemenangan."

news
Penulis
Furqon Al Fauzi
For me, Everyday it's a Game Day....
news
news