news
LIGA INGGRIS
Ini alasan Robben Menolak MU dan Pilih Chelsea 16 Tahun Silam
26 March 2020 17:35 WIB
berita
Arjen Robben saat masih memperkuat Chelsea
MANCHESTER – Mantan bek tengah Manchester United, Rio Ferdinand, bercerita soal Arjen Robben yang menolak bergabung dengan Setan Merah dan memilih Chelsea FC pada 2004 lantaran tidak suka dengan bau di tempat latihan.

Robben memenangi dua gelar Liga Primer, satu Piala FA, dan dua Piala Liga Inggris di bawah asuhan Jose Mourinho setelah dibeli Chelsea dari PSV Eindhoven dengan harga 12 juta paun.




Baca Juga :
- Kabar Buruk Buat Juventini! Pogba Dikabarkan Lebih Pilih Madrid Ketimbang Juve
- MU Cari Bos Baru, Legendaris Ini Bilang Tak Perlu


Winger asal Belanda itu membukukan total 19 gol dan 22 assist dalam 106 pertandingan bersama The Blues sebelum hijrah ke Real Madrid pada 2007.

Tapi, ceritanya mungkin berbeda jika saat itu Robben memilih bergabung dengan MU. Menurut Ferdinand, alumnus akademi FC Groningen itu sempat nyaris menyepakati transfer dengan Setan Merah. Dia bahkan sempat mengunjungi Old Trafford dan tempat latihan klub di Carrington.


Baca Juga :
- West Ham Diam-Diam Sedang Berusaha Gaet Alexis Sanchez
- Juventus Korbankan Tiga Pemain Bintang demi Paul Pogba, tapi Madrid Tetap Favorit


Tapi, Ferdinand menyebut Robben merasa tidak tahan dengan bau di tempat latihan MU sehingga memutuskan bergabung dengan Chelsea.

“Robben benar-benar pemain hebat,” kata Ferdinand dalam live video di akun Instagram pribadinya.

“Kami seharusnya memboyongnya ke Manchester United. Saya pikir saat itu dia sempat dating ke tempat latihan kami.

“Dia berjalan berkeliling dan tidak menyukai baunya sehingga pergi dan bergabung dengan Chelsea.

“Saya sempat tidak mempercayai itu. Dia bisa jadi sangat hebat buat kami.

“(Saat kita menghadapi Robben) kita pasti tahu dia akan memindahkan bola ke kaki kirinya. Tapi, bek kiri tidak bisa mengatasinya. Dia seolah berkata, ‘Saya akan dating dengan kaki kiri saya, kamu tak akan bisa menghentikan saya.’ Dan, mereka memang tak bisa menghentikannya.”

Tapi, meski sangat mengagumi Robben, Ferdinand menganggap Ryan Giggs di masa jayanya masih lebih baik daripada mantan pemain FC Bayern Muenchen itu.

“Giggsy adalah pemain yang luar biasa,” kata Ferdinand. “Sayap kiri, bergeser ke lini tengah jelang akhir karirnya. Pemain yang sangat hebat.

“Saya harus memilih Giggsy. Tapi, Robben juga hebat.”

R
Penulis
Rijal Al Furqon
news
news