news
TINJU
Trilogi dengan Tyson Fury Itu Konyol, Dillian Whyte Sebut Wilder Pengecut
26 March 2020 13:31 WIB
berita
Dillian Whyte penantang nomor satu selama bertahun-tahun
LONDON -  Dillian Whyte menyebut Deontay Wilder sebagai petinju pengecut. Menurutnya trilogi dengan Tyson Fury adalah keputusan konyol.

The Bronze Bomber dihajar Tyson Fury TKO pada ronde ketujuh dalam pertarungan di Las Vegas bulan lalu. Tyson Fury kontan merebut sabuk WBC dengan penuh gaya. Tapi, Wilder mengajukan permohonan trilogi sesuai kontrak.




Baca Juga :
-
-


Whyte, yang sekarang penantang wajib untuk gelar Fury, percaya Wilder telah membuat keputusan yang salah. 

"Ini konyol, mengingat ia kalah dalam pertarungan pertama," kata Whyte kepada Sky Sports. "Saya pikir Tyson Fury lebih baik daripada dia di setiap divisi. Apa yang akan dia ubah sekarang karena dia belum berubah dalam 12-15 tahun terakhir? Tidak ada, dia tidak akan mengubah apa pun," ejeknya.


Baca Juga :
-
-


Whyte juga menyindir Wilder tidak bisa bertinju saat dipermalukan Fury dalam duel ulang pada 22 Februari lalu. Dalam duel kedua itu, Fury dua kali merobohkan Wilder di ronde ketiga dan kelima sebelum TKO ronde 7. 

Whyte mengejek Wilder sebagai petinju konyol ketika menghidupkan klausul pertarungan ketiga melawan Fury yang direncanakan 18 Juli. Namun, promotor Bob Arum mengakui bahwa waktunya tidak mungkin karena pandemi corona.

“Kami bahkan tidak tahu apakah MGM akan dibuka saat itu. Kamu tidak bisa menjamin para pejuang bahwa acara akan berlangsung pada tanggal itu. Kita tidak bisa meyakinkan mereka atau diri kita sendiri," kata Bob Arum.

Whyte menjadi penantang nomor satu selama bertahun-tahun. Wilder selalu menghindari tantangan Whyte. Penolakan itu membuat Whyte murka dan menyebut Wilder sebagai pengecut. Whyte paham setelah melihat Wilder yang tidak berdaya menghadapi Fury dalam duel ulang.

"Sekarang Anda tahu mengapa pengecut itu melarikan diri dari saya begitu lama. Saya adalah penantang nomor 1 sejak 2017, namun ia tidak pernah ingin melawan saya dan menghindar dan membelokkan tembakan yang tepat selama 900 hari, bersembunyi di balik sel darah merah dan memohon pada mereka."*
 

news
Penulis
Suryansyah
news
news