news
UMUM
Wabah Corona Melanda, Latihan Atlet Paralympic Sumsel Ditiadakan
25 March 2020 22:10 WIB
berita
Logo NPCI Sumsel / Foto : Istimewa
PALEMBANG - Latihan atlet-atlet Paralympic Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di bawah binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel, terpaksa ditiadakan di tengah meluasnya wabah Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia.   
 

Ketua Umum  NPCI  Sumsel Ryan Yohwari menegaskan, saat ini  tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatih) Sumsel tengah gencar-gencarnya menjalani latihan, untuk mengejar target prestasi di  Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI November 2020 mendatang di Tanah Papua, namun karena situasi Indonsia belum kondusif dari Virus Corona pihaknya terpaksa menunda latihan para atlet. 




Baca Juga :
- IOC Rilis Tanggal Resmi Penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo
- Bagnaia Sebut Balapan Motor di Dunia Virtual Lebih Sulit Ketimbang di Dunia Nyata



"Keputusan ini kami ambil, sebagai  tindakan preventif kami terhadap  atlet-atlet disabilitas Sumsel, agar mereka terlindungi  dari wabah Corona ini," kata Ryan, Kamis (23/3/2020).
 

Ryan menjelaskan, libur  latihan ini diberlakukan selama 10 hari ke depan, namun pihaknya tetap memantau kondisi hingga kondusif untuk menggelar latihan kembali.  Apalagi saat ini  Gubernur Sumsel sudah menetapkan Sumsel   masuk status siaga atau tanggap darurat. 


Baca Juga :
- MotoGP Rilis BTS Balapan Virtual, Repotnya Para Rider saat Bersiap-siap
- Penangguhan Musim MotoGP Tidak Menguntungkan Honda



Untuk itulah pihaknya juga menginstruksikan kepada seluruh atlet dan pelatih, baik yang masuk tim Pelatda Peparnas XVI maupun yang  di kabupaten/kota untuk melakukan aktivitas di rumah saja.

"Kami berharap  musibah ini bisa segera usai, agar atlet bisa fokus latihan kembali mengingat Peparnas di Papua hingga beberapa bulan lagi," kata  juara dunia Badminton di Madrid ini.   

Sementara itu dikatakan Sekjend NPCI Sumsel, M Soleh menambahkan,  saat ini ada 80 atlet  masuk tim Pelatda Peparnas yang telah melakukan pemusatan latihan seadanya.

Jumlah 80 atlet tersebut merupakan jumlah yang dipilih melalui seleksi sebelumnya, sebagai andalan Sumsel untuk turun di multi event terbesar di Tanah Papua November 2020 mendatang.

"Demi kesiapan Sumsel anak-anak kemarin tetap latihan, namun  dengan adanya edaran  meniadakan latihan maka liburkan dulu latihan," ucap dia.*** 

news
Penulis
Agustian Pratama
Social Media Twitter/Facebook/Instagram/Youtube just search = Agoes TopSkor
news
news