news
LIGA 2
Antisipasi Tertular Covid-19,  Muba Babel United Tak Liburkan Pemain 
22 March 2020 19:45 WIB
berita
Muba Babel United tetap latihan dan tidak libur / foto : Media Muba Babel United

SEKAYU - Muba Babel United (MBU) memilih tidak meliburkan pemainnya, untuk mengantisipasi para pemain tertular Virus Corona atau Covid-19. Tim tetap latihan seperti biasa di Sekayu, Muba.

Demikian diungkapkan Manajer MBU, Achmad Haris kepada TopSkor. Ia mengatakan, opsi tim tetap berlatih di Sekayu didasarkan beberapa pertimbangan, pertama menyikapi kondisi terkini di Indonesia yang  dalam sepekan terakhir  terjadi peningkatan penularan Covid-19 secara eksponensial.

"Kedua, jika  dipulangkan maka tingkat kemungkinan  terkena dampak penularan Covid-19  jauh lebih tinggi, karena dari daerah-daerah yang dinyatakan telah positif terjadi penyebaran tersebut berada di Pulau Jawa, Sulawesi dan Kalimantan," kata Haris, Minggu (22/3).

Ketiga, jika tim tetap di Sekayu maka pencegahan, pengawasan dan tindakan perlindungan terhadap anggota tim  jauh lebih maksimal, karena setiap 2-3 hari Dinas Kesehatan Muba akan melakukan pemeriksaan berkala.

Keempat, hingga saat ini, belum ada petunjuk resmi  PSSI dan operator kompetisi, sehingga perlu diantisipasi jika Liga tetap  dilanjutkan setelah jeda selama dua pekan. "Maka tim disarankan  lebih baik menunggu hingga tanggal 27 Maret mendatang sebelum mengambil sikap, selama masa tersebut pemain  tetap terikat kontrak dan tetap dijamin haknya. Jika memang tidak ada tanda-tanda akan dilanjutkan kompetisi maka perlu keputusan resmi dari PSSI," kata Haris.

Poin kelima yang menjadi pertimbangan MBU tidak libur, adalah keputusan tetap berlatih dari tim pelatih usai laga perdana melawan Persekat Tegal yang lalu. Mengingat MBU merupakan tim dengan persiapan paling minim, praktis hanya dua pekan  bersiap jelang kompetisi. Jumlah waktu tersebut sudah termasuk masa seleksi pemain sehingga dirasa perlu meningkatkan kekompakan dan memperbaiki kekurangan di dalam tim dengan tidak meliburkan  pemain.


"Selain itu, jika kompetisi ditunda lagi setelah tanggal 29 Maret, maka harus ada keputusan resmi PSSI dan operator dalam hal ini PT LIB, bahwa penundaan itu karena keadaan force majuer, sehingga klub dapat mengaktifkan poin atau klausul force majuer dalam kontrak pemain dan pelatih. Ini penting sebagai dasar pengaktifan klausul  force majuer, karena  terkait penjanjian kontrak kerjasama seluruh anggota tim," kata Haris.agustian pratama

news
Penulis
Agustian Pratama
Social Media Twitter/Facebook/Instagram/Youtube just search = Agoes TopSkor
news
news