news
LIGA TOPSKOR
Liga TopSkor U-17: Astam Kembali Raih Hasil Positif Usai Menang Tipis Atas PS AP
14 March 2020 15:55 WIB
berita
Astam (merah) vs PS AP (biru) (Foto: Topskor / Yoga Indrawan Suyono)
BOGOR – Tren positif kembali diraih Astam setelah menang tipis 1-0 atas PS AP, pada lanjutan Liga TopSkor U-17 di Lapangan Garam, Gunung Sindur, Bogor, Sabtu (14/3).

Duel sengit tersaji pada laga kali ini, jual beli serangan ditunjukkan kedua tim. Meski sempat tertekan di 15 menit awal jalannya laga, dengan semangat dan dispilin yang tinggi Astam mampu mencuri gol lebih dulu dimenit ke-22 lewat ketenangan dari Ayas dalam memanfaatkan peluang di depan gawang.




Baca Juga :
- Direktur Teknik Garuda Select Dennis Wise Puji Kompetisi Liga TopSkor
- Wow! 29 Pemain Liga TopSkor Ikut Seleksi Garuda Select III, Bung Yuke Terkejut


Skor 1-0 ini menjadi satu-satunya gol yang terjadi dalam pertandingan kali ini. Dengan kemenangan ini Astam terus menempel ketat pemuncak klasemen grup Top Mutiara 97.

Pada laga ini pelatih Astam, Deris mengaku kurang puas dengan penampilan anak asuhnya yang hanya mampu menang tipis 1-0, faktor disiplin menjadi hal yang menjadi perhatian sang pelatih.


Baca Juga :
- 6 Alumni Liga TopSkor Terbang ke Kroasia, Bakal Ikut Turnamen di Spanyol dan Italia
- Penerapan PSBB di Kabupaten Bogor, Seluruh Agenda Liga TopSkor Ditunda


“Jika anak-anak disiplin, datang tidak terlambat mungkin bisa lebih dari ini. Itu jadi alasan saya merolling pemain, Sebab para pemain yang datang terlambat terlihat belum siap dan kurangnya pemanasan,” ujar Deris.

Deris menekankan masih banyak yang harus diperbaiki, dari transisi menyerang ke bertahan. Karena jika Astam lolos ke babak selanjutnya tim yang akan dihadapi jauh lebih bagus dan kuat.

Gol tunggal dari Ayas pada laga ini menjadikannya keluar sebagai pemain terbaik. Positioningnya dalam mencari celah untuk mencetak gol di apresiasi pelatihnya. Namun Deris mengaku faktor fisik masih menjadi hal yang harus di perhatikan oleh Ayas.

“Ayas itu dia pemain yang punya kelebihan, Cuma dia di fisiknya saja yang kurang. Karena memang dia bukan 100% pemain yang punya fisik bagus,” ujar Deris. ***Yoga Indrawan Suyono

 

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah