news
TOP INTERVIEW
Belum Mau Pensiun, Ini Harapan Atep Rizal di Klub Barunya, PSKC Cimahi
12 March 2020 21:03 WIB
berita
Atep Rizal/Foto: TopSkor/Dani
CIMAHI – Pesona Atep Rizal dalam pentas sepak bola nasional, masih menawan. Setidaknya buat PSKC Cimahi yang baru promosi ke Liga 2 2020. Servis pemain sayap 34 tahun ini sangat dibutuhkan tim yang dilatih Robby Darwis itu untuk membuat PSKC tampil kompetitif pada kompetisi kasta kedua Indonesia.

Sekaligus, membantu PSKC membuka jalan promosi ke Liga 1. Bagaimana Atep bisa berlabuh ke PSKC? Masih adakah impiannya pada pentas sepak bola nasional? Berikut obrolannya dengan TopSkor di back stage usai launching PSKC di Stadion Sangkuriang, Cimahi, belum lama ini:




Baca Juga :
- Akademi Sepak Bola yang Baru Didirikan Mantan Striker Asing PSIS Ini Belum Bisa Berjalan karena Virus Corona
- Zalnando, Bek Persib, Tetap Jalankan Bisnisnya di Tengah Wabah Corona


Bagaimana ceritanya bisa berlabuh di PSKC?

Mungkin sudah jalannya seperti itu. Saya dihubungi manajemen. Lalu bicara banyak dan klik dengan semua yang saya miliki. Maka jadilah saya bagian PSKC musim ini.


Baca Juga :
- Kisah Yaris Riyadi, Pesona si Ucing yang Menancapkan Kukunya di Persib Bandung
- Tak Diduga, Ini Alasan Robert Rene Alberts Ingin Pensiun di Persib


Keputusan bergabung dengan PSKC karena permintaan istri dan anak-anak yang enggak mau ditinggal jauh?

Permintaan keluarga pasti ada. Tapi semua kan tetap saya yang memutuskan. Jadi setelah menimbang banyak hal, saya putuskan pilih PSKC untuk melanjutkan karier sepak bola.

Ada berapa klub yang butuh servis Anda sebelum memutuskan gabung dengan PSKC?

Mungkin kurang lebih lima tim. Mitra Kukar masih ingin mempertahankan saya. Kalteng Putra juga minta saya bergabung. Badak Lampung juga ingin saya ke sana. PS Sleman juga berminat. Tapi saya pilih PSKC.

Kenapa enggak pilih PS Sleman yang tampil di Liga 1?

Komitmen saya sejak dilepas Persib Bandung tetap saya pegang teguh. Saya tidak mau ketemu Persib di lapangan. Makanya saya tidak memilih PS Sleman. Biar saya beredar di Liga 2 agar tidak ketemu Persib.

Kalau bisa bawa PSKC promosi kan bakal ketemu Persib lagi. Bakal mundur dan beredar lagi di Liga 2?

Soal itu masih panjang. Kompetisi juga belum mulai. Nantilah dibahasnya. Karier seseorang kan tidak ada yang tahu. Sekarang tugas saya berkontribusi positif dan mengangkat prestasi tim.

Apa alasan utama pilih PSKC?

Saya tergoda misi manajemen  untuk mengangkat prestasi tim promosi atau setidaknya bertahan di Liga 2. Tidak langsung hilang seperti tim-tim asal Jawa Barat lainnya. Ini tantangan menarik untuk dibuktikan. Sekaligus mengukur kemampuan teknik dan fisik sebenarnya. Apakah saya memang masih bisa bertahan di pentas sepak bola nasional atau harus banting setir jadi pelatih.

Memangnya mau sampai kapan jadi pesepak bola?

Maunya sih dua-tiga tahun lagi atau sampai benar-benar tidak mampu lagi. Makanya sekarang saya coba lagi. Kita lihat nanti bagaimana respons pendukung PSKC. Masih layakkah saya atau harus pensiun.

Lisensi C AFC sudah di tangan, kapan ambil B AFC?

Sambil main untuk PSKC, saya juga ingin ambil kursus pelatih lisensi B AFC. Targetnya harus tahun ini. Tahun depan mencoba A AFC. Jadi setiap tahun lisensinya terus berubah karena itu modal untuk jadi pelatih.

Kapan target memegang tim sebagai pelatih kepala?

Saya mau jalani karier sebagai pemain dulu. Soal pelatih dan melatih klub belum terbayang. Saya ingin jalani satu per satu yang ada di depan mata. Doakan aja semuanya mulus.*Dani Wihara

Data Diri

ATEP RIZAL

Lahir: Cianjur, 5 Juni 1985

Tinggi:            169 cm

Berat: 60 kg

Posisi: Sayap

Karier Klub

2002–2004    Persib

2004–2008    Persija

2008–2018    Persib

2019               Mitra Kukar

2020–…          PSKC

Karier Timnas

2004               Indonesia U-19

2005–2007    Indonesia U-23

2006–2007    Indonesia      

 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news