news
LIGA 1
AKBP Hendri Umar: Laga Arema Vs Persib, Aremania Tertib dan Dewasa
09 March 2020 18:00 WIB
berita
Kapolres Malang kabupaten, AKBP Hendri Umar, S.I.K., M.H nilai Aremania-Aremanita sangat dewasa dan tertib saat pertandingan Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang – Topskor/Noval Luthfianto

MALANG - Kapolres Malang kabupaten, AKBP Hendri Umar, S.I.K., M.H., memastikan jalannya pertandingan 90 menit  antara Arema FC melawan Persib Bandung pada pekan kedua Liga 1 2020, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, berjalan aman dan kondusif. Meski tuan rumah menelan kekalahan 1-2 pada laga Minggu (08/03/2020), Hendri Umar bahkan menilai ribuan Aremania-Aremanita terap berjiwa besar dan menerima kekalaham timnya. 

“Terima kasih kepada Aremania yang sudah dewasa, dapat menerima kekalahan 1-2 Arema FC melawan Persib Bandung. meski bermain dikandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Saya juga berharap kedepannya Aremania tetap bersikap dewasa, karena kalah atau menang, tetap  yang dinomorsatukan dan dijunjung tinggi dalam olah raga yaitu sporvifitas,” tegas pria kelahiran  Solok, Sumatera Barat itu, Senin (09/03/202) siang, kepada Topskor.id. 

Statement mantan Kasubbagbungkol Spripim Polri tersebut, sekaligus menjawab ketidakbenaran pemberitaan di media sosial dan media umum lainnya. Terkait adanya pembakaran flare dan aksi pelemparan terhadap para pemain Persib Bandung. Memang menit ke-80 ada lemparan gelas plastik air mineral dari tribun timur ke lintasan lari. Itu pun sebagai bentuk protes terhadap Supardi Nasir Bujang yang kerap mengulur-ngulur waktu, dengan melakukan diving dan berpura-pura kesakitan usai terjadi body charge. 

“Saya gembira dan sampaikan apresiasi terhadap Aremania-Aremanita, mereka sangat tertib, memberi rasa nyaman terhadap tim tamu. Tidak ada lagi nyanyian rasis apalagi anarkis. Sangat tertib dan kondusif. Selaku Kapolres Malang, saya juga  juga mengucapkan apresiasi atas seluruh jajaran pengamanan pertandingan yang sudah berjalan aman dan lancar. Baik dari Jajaran Polres Malang, Jajaran Polres sekitar, Jajaran TNI, juga instansi terkait. Semoga kerjasama terus berlanjut di pertandingan-pertandingan berikutnya. Kedepan kondisi serupa juga kita harapkan akan didapatkan Arema FC ketika bermain di Bandung,” imbuh Hendri Umar. 

Persib Bandung akhirnya mampu mengakhiri kutukan 10 tahun lebih 304 hari atau 3.954 hari tak pernah mampu menang melawan Arema FC di Malang, Minggu (08/03/2020) petang lalu. Dalam laga lanjutan Liga 1 2020, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, tim berjuluk Maung Bandung tersebut ungguli tuan rumah 2-1. Menariknya asa suasana berbeda dalam pertemuan ke-43 kedua tim, tak ada lagi nyanyian rasis atau bullying dari 23.781 Aremania-Aremanita terhadap para pemain dan tim Persib Bandung termasuk terhadap fans tim tamu meski tak hadir, yakni Bobotoh dan Viking. 

Pendukung tuan rumah rumah justru mencemooh tampilan Hendro Siswanto dan kawan-kawan yang dinilai kurang sangar dan kehilangan karakter aslinya. Usai laga Aremania juga memberikan aplaus kepada Robert Rene Alberts dan para pemain Persib begitu meninggalkan lapangan. Memberikan sambutan bersahabat terhadap tim tamu, selama di Malang, baik di Ijen Suites Hotel Malang maupun Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. 


 

news
Penulis
Noval Luthfianto
__backpacker-nya Top Skor di Jawa Timur dan sekitarnya__(that's one thing you learn in sports, you don't give up and you fight to the finish)
news
news