news
LIGA CHAMPIONS
Ini Alasan Bonucci Teriaki Matuidi
27 February 2020 11:48 WIB
berita
Bonucci terlihat memarahi Matuidi dalam sesi pemanasan.
LYON - Leonardo Bonucci mengakui Juventus memiliki sikap yang salah saat kalah 1-0 dari Lyon. "Saya bisa mengatakan sesuatu tidak diaktifkan. Kami berada di urutan kedua dari setiap bola,” kata Bonucci.

Bianconeri gagal mendapatkan satu tembakan tepat sasaran di Stadion Groupama, Kamis (27/2) dini hari. Satu-satunya peluang dimiliki Paulo Dybala, tapi ia offside.




Baca Juga :
- Juventus Tolak Scudetto Jika Serie A Musim Ini Dihentikan Sepenuhnya
- Keren! Ronaldo Tambah Mobil Mewah, Harganya Bikin Geleng Kepala


“Babak pertama kami salah. Kami berada di urutan kedua dari setiap bola. Di beberapa permainan, Anda membayar kesalahan terkecil. Kami terlalu berbaring, tidak cukup agresif dan itu adalah masalah mentalitas, kami harus bangun lebih awal," ungkap  Bonucci kepada Sky Sport Italia.

Kapten itu sepertinya menyadari bahwa atmosfernya salah sebelum kick-off, ketika ia terlihat berteriak kepada Blaise Matuidi selama pemanasan. Atau lebih tepatnya, Bonucci terlihat memarahi Matuidi dalam sesi pemanasan.


Baca Juga :
- Godin Kecam Otoritas Sepak Bola Italia, Inter vs Juventus Bisa Membantu Penyebaran COVID-19
- Pemain Juventus Sepakat Tak Gajian 4 Bulan


Matuidi sendiri sebenarnya bukan salah satu dari starting XI yang diturunkan oleh sang pelatih, Maurizio Sarri, di laga itu. Bahkan ia hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.

“Saya tidak menyuruh Matuidi berhenti. Saya mengatakan kepadanya bahwa tim tersebut termasuk mereka yang duduk di bangku cadangan dan kita semua harus siap untuk berkontribusi. Saya bisa mengatakan sesuatu juga tidak menyala dengan starter XI. Kita harus menyelesaikan ini, karena ini adalah hal-hal yang membuat perbedaan."

Lucas Tousart mendapat gol kemenangan selama beberapa menit ketika Matthijs de Ligt berada di luar lapangan untuk perawatan karena cedera kepala, sehingga Juve turun dengan 10 pemain.

“Mereka memukul kami ketika kami hanya memiliki 10 orang. Itu momen kecil ketika mereka pintar menyakiti kami. Sekarang kita harus fokus dan menunjukan kualitas pada leg kedua," imbuhnya.*

 

news
Penulis
Suryansyah
news
news