news
LIGA CHAMPIONS
Setien Mengeluh, Napoli Memiliki Pertahanan Tembok
26 February 2020 08:17 WIB
berita
Barceona tidak memiliki ketajaman atau kesabaran untuk meruntuhkan tembok pertahanan Napoli.
NAPLES - Pelatih Barcelona Quique Setien mengeluh. Dia bilang timnya tidak memiliki ketajaman atau kesabaran untuk meruntuhkan tembok pertahanan Napoli.

Antoine Griezmann membantu membatalkan gol pembuka Dries Mertens. Tetapi itu adalah satu-satunya tembakan tepat sasaran. Barcelona harus puas dengan 1-1 pada leg 1 babak 16 Besar Liga Champions di San Paolo, Rabu (26/2) dini hari.




Baca Juga :
- Milik Sediakan Makanan dari Restoran Milknya untuk Membantu Memerangi Virus Corona
- Mulai Menggila! Atletico Madrid Bidik Dua Bintang Napoli


Arturo Vidal dikeluarkan dari lapangan, sedangkan Sergio Busquets terperangkap akumulasi kartu kuning. Keduanya dipastikan absen pada leg kedua di Camp Nou, 18 Maret.

Barcelona gagal memenangkan enam laga perjalanan babak sistem gugur Liga Champions terakhir ke Italia, imbang dua dan kalah empat.


Baca Juga :
- Messi dan Guardiola Bareng Lagi, Ini yang Dilakukan
- Cruyff, Tonggak Besar Sejarah Barcelona


“Napoli menemukan jaring dengan satu-satunya peluang nyata mereka di babak pertama. Kami tidak cukup tajam untuk menembus tembok pertahanan yang didirikan Napoli," kata Setien.

“Setelah menyamakan kedudukan, mereka sedikit membuka dan kami bisa lebih menyakiti mereka. Mereka bermain sangat baik dan itu tidak mudah, sehingga skor imbang baik-baik saja masuk ke leg kedua."

“Itu adalah pertandingan yang sulit. Saya memberi selamat kepada para pemain atas hasilnya, tetapi kami harus lebih tajam melawan tim defensif. Ini masalah kesabaran," urainya.

Tapi menurutnya hasil ini sebuah keuntungan. Setidaknya Barcelona akan memiliki lebih banyak opsi di leg kedua. Diyakini tidak mungkin tim akan mampu bertahan selama itu di Camp Nou. "Kita harus berpikir positif dan tidak bisa mengeluh," tandasnya.

Gerard Pique digantikan pada ujung waktu. Bek senior itu mengalami cedera lantaran mendarat dengan canggung di pergelangan kakinya.

"Kami akan dengan tenang menunggu dan melihat apa yang dikatakan petugas medis kepada kami."

Dengan Luis Suarez dan Ousmane Dembele cedera, Vidal digunakan dalam serangan trisula dengan Griezmann dan Lionel Messi.

“Berkali-kali, Messi pindah ke daerah itu dan siapa pun yang ada harus pergi sangat luas. Sulit untuk mematahkan Napoli atau menemukan garis umpan yang tepat, karena mereka selalu menghalangi," paparnya.

"Vidal dimaksudkan untuk membantu lebih banyak di pertahanan, karena Mario Rui bermain bagus."

Vidal diacungi kartu merah untuk dua pelanggaran yang dibukukan dalam beberapa detik. Dia akan diganjar kartu kuning karena melakukan head-to-head dengan Mario Rui.

"Saya tidak melihat persis apa yang terjadi, tetapi mungkin wasit agak keras. Kartu kuning untuk pelanggaran adalah satu hal, tetapi yang kedua terlalu berat."

 

news
Penulis
Suryansyah
news
news