news
LIGA 1
Harapan Jokowi Usai Meresmikan Stadion Manahan Solo
17 February 2020 21:33 WIB
berita
SOLO - Setelah selesai direnovasi sejak akhir 2019 lalu, Stadion Manahan, Solo akhirnya resmi dibuka kembali oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Peresmian yang dilakukan pada Sabtu (15/2) malam ini juga menjadi bagian acara HUT ke-20 Pasoepati (Suporter Persis Solo) dan HUT ke-275 Kota Solo.

Peresmian dilakukan secara sederhana oleh Presiden Jokowi dengan menandatangani prasasti dan menyerahkan bola secara simbolis pada anak gawang yang bertugas pada laga uji coba Persis versus Persib. Kapasitas 20.003 kursi di Stadion Manahan tak tersisa dengan antusiasme tinggi masyarakat dan suporter Persis Solo.




Baca Juga :
- Gong Oh Kyun Positif Covid-19, Begini Penjelasan Dokter Timnas
- Tanpa Gejala, Asisten Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Positif Covid-19


“Stadion Manahan setelah direnovasi dan pengembangan besar-besaran, kini menjadi stadion megah dengan fasilitas jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Jokowi. Presiden yang juga asli Solo itu berharap Stadion Manahan nantinya benar-benar dapat ditetapkan sebagai salah satu venue Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Stadion Manahan Solo direnovasi sejak Agustus 2018 hingga September 2019. Total menghabiskan anggaran lebih dari Rp300 miliar yang bersumber dari APBN. Wajah Stadion Manahan memang berubah total setelah direnovasi.


Baca Juga :
- Kompetisi Dihentikan, Striker PSCS Ini Pilih Jadi Peternak Ikan Lele
- Saddil Ramdani Tersangka, Ancaman Tujuh Tahun Penjara Menanti


Secara fisik dari luar, stadion ini terlihat jauh lebih megah dan mewah dibanding sebelumnya. Tribune tertutup juga kini tidak hanya terpasang di tribune Barat namun sudah tertutup secara keseluruhan tribune. Ini lantaran atap stadion yang dapat dibuka tutup.

Di sisi lain, tidak terlihat pula empat tower lampu penerangan lapangan stadion. Kini lampu lebih modern dengan menempel pada atap di sisi Timur dan Barat. Jika sebelumnya lampu Stadion Manahan adalah sekitar 800 lux (daya pancar cahaya), kini sudah jauh lebih baik dengan 1.500 lux.

Bahkan untuk kebutuhan Piala Dunia U-20 2021 mendatang, sesuai standard FIFA, lampu akan dinaikkan menjadi 2.400 lux. Empat ruang ganti stadion ini juga sudah disulap dengan jauh lebih mewah dan lengkap.

Termasuk fasilitas jacuzzi untuk pemain berendam usai pertandingan. Tidak hanya itu, stadion juga dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV) sebanyak 72 titik dengan kamera berteknologi face detection.

Hanya saja memang ditengah kemegahan fisik stadion, ada banyak perhatian pada kondisi rumput lapangan pertandingan. Penampakan rumput masih jauh dari kata indah di mata penonton. Banyak permukaan yang berwarna kuning dan sebagian yang lain berwarna hijau segar.

Dari informasi yang ada, selesainya masa kerjasama dengan pihak kontraktor membuat lapangan yang ada tidak mendapatkan perawatan intensif seperti sebelumnya. Terlebih memang sebelumnya peresmian stadion semula baru akan dilakukan pada akhir Februari 2020 ini.

Sementara itu, pelatih Persib Robert Rene Albert juga memberikan pujian pada Stadion Manahan.  “Saya ingat pada tahun 2010 silam saat saya bersama Arema FC menghadapi Sriwijaya FC di final Piala Indonesia. Dan kembali kesini rasanya luar biasa karena atmosfer yang hebat dan fasilitas stadion yang dapat dibanggakan,” kata pelatih asal Belanda itu.

Dan setelah peresmian, laga uji coba antara Persis lawan Persib menjadi tontonan menarik bagi penonton yang hadir. Bagi Persis, ini adalah laga perdana setelah terakhir kali bertanding di Stadion Manahan sekitar satu setengah tahun silam.

Selama itu pula Persis harus menjadi musafir di Liga 2 karena proses renovasi stadion. Tidak heran kerinduan masyarakat Solo dan sekitarnya untuk menyaksikan Laskar Sambernyawa bertanding begitu tinggi.***SRI NUGROHO

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news