news
LIGA ITALIA
Milinkovic Kunci Hapus Kesialan Lazio di Kandang
15 February 2020 14:44 WIB
berita
Gelandang Sergej Milinkovic-Savic poros manuver Lazio.-Topskor.id/istimewa-
ROMA – Di klasemen, antara SS Lazio dan FC Internazionale hanya terpaut satu poin. Namun, dari nilai pemain terbentang selisih hingga 150 juta euro (sekitar Rp2,2 triliun). Minggu (16/2) atau Senin dini hari WIB, di Stadion Olimpico, akan jadi pembuktian apakah tim yang mahal pasti akan mudah meraup poin penuh.

Kandang tidak bersahabat dengan Lazio dalam tiga pertemuan terakhir lawan Inter di Seri A. Kesialan ini harus dihentikan kalau skuat besutan Simone Inzaghi ingin memperkuat posisinya dalam persaingan ke Scudetto. Oleh karena itu, mereka harus memanfaatkan ampuhnya permainan defensif, di mana dua laga beruntun mencatatkan clean sheet, ketika Ciro Immobile mengalami masa paceklik.




Baca Juga :
- INFOGRAFIS: Ronaldo Kesulitan Cetak Gol Tendangan Bebas di Juve
- Ubah Teknik, Jumlah Gol Tendangan Bebas Ronaldo Malah Menurun


Keran gol Immobile seret dalam dua pertandingan terakhir. Dan, gawang Inter sangat sulit ditaklukkannya, hanya dua kali dari tiga duel pertamanya di Seri A. Setelah itu sama sekali tak pernah meruntuhkan pertahanan I Nerazzurri dalam delapan pertemuan.

Pada situasi ini, Inzaghi kembali bertumpu kepada dinamisnya sektor tengah untuk membukakan ruang bagi para penyerang. Sergej Milinkovic-Savic  tak sabar lagi memainkan pertandingan lawan para pemain hebat. Jadi selama beberapa hari ini di Formello, gelandang berpostur 196 cm tersebut berusaha memanaskan kaki.


Baca Juga :
- Kecewa Kerap Diturunkan sebagai Penyerang, Chiesa Beri Pesan ke Inter soal Posisi Terbaiknya
- Telur Burung Puyuh, Membuat Bruno Alves Melebihi Van Dijk dalam Duel Udara


Meski dalam satu tahun ini tugas taktik Milinkovic di lapangan sudah berubah, feeling dengan gol masih tetap ada. Dia memang mencetak lebih sedikit gol (3), tapi semuanya penting dan menghadiahkan tiga poin. Gawang Inter tidak asing baginya, di mana dia yang menentukan kemenangan terakhir versus wakil kota Milan tersebut, tepatnya pada putaran kedua musim lalu di San Siro. Sekarang motivasinya berlipat ganda karena hasil pekan ini berpengaruh besar dalam rivalitas Scudetto. Kabar baiknya Luis Alberto, motor utama sektor tengah, sudah kembali berlatih dengan grup.

Gelandang sayap I Biancocelesti, Adam Marusic, mengutarakan, “Lawan Inter merupakan sebuah laga sangat penting. Kami akan bermain untuk menang di hadapan tifosi kami.”

Sementara pelatih Inter, Antonio Conte, memiliki rapor yang bagus lawan Lazio: 5 sukses dan 2 seri. Dia siap mengilapkan prestasi dengan kekuatan lini depan, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Striker Belgia tersebut merupakan jaminan dalam partai tandang (terbaik di lima kompetisi Eropa), di mana sudah mengoleksi 12 gol dari total 17. Sementara rekannya dari Argentina, membukukan enam gol (dari 11 gol) saat bertamu.

Berkaca dari pengalaman di semifinal Piala Italia, tim harus bermain dengan cepat. Oleh karena itu, Christian Eriksen menjadi elemen penting untuk meningkatkan akselerasi I Nerazzurri. Fantasista yang berulang tahun ke-28 kemarin, siap memberi keseimbangan dan menjadikan permainan sulit ditebak. Ini solusi sementara untuk menangkal fisik barisan tengah skuat Inzaghi, yang bisa menimbulkan masalah besar.

Eriksen membangun peluang gol dengan kemampuan melakukan tembakan menghadapi lini pertahanan yang tertutup. Dia bisa memulai pertandingan sebagai trequartista, mundur untuk mencari bola atau memberi tekanan kepada lawan. Eks pesepak bola Tottenham Hotspur dapat dimundurkan sebagai mezzala, berdiri sejajar dengan Marcelo Brozovic dan Nicolo Barella, menikmati kebebasan mencari ruang gerak.*** Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news