news
LIGA 1
Target Arema Bermain Bersama dan Melihat Kepercayaan Diri Pemain
11 February 2020 18:12 WIB
berita
MALANG - Arema FC dan Sabah FA bakal bentrok pada penyisihan Grup B Piala Gubernur Jawa Timur (PG Jatim) XIII 2020 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (11/2) malam. Tak pernah bertemu sebelumnya, kedua tim juga sama-sama tak memasang target muluk, selain memanaskan mesin jelang kompetisi domestik di negara masing-masing.

Kedua tim juga ditukangi pelatih baru musim 2020 ini. Arema ditangani arsitek tim asal Argentina, Roberto Mario Carlos Gomez. Sedangkan Sabah diasuh pelatih asal Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto. 




Baca Juga :
- Tanpa Gejala, Asisten Pelatih Timnas Indonesia asal Korea Selatan Positif Covid-19
- Ikut Berantas Corona, Aremania dan Aremanita Gabung Satgas Covid-19


“Ini tentu saja kesempatan bagus bagi kami untuk lebih mematangkan tim, baik secara teknis maupun mental sebelum tampil di Malaysia Super League 2020. Kami ingin memberikan pengalaman lebih kepada tim dan pemain-pemain kami tampil di event internasional dengan lawan-lawan bagus,” kata Kurniawan.

Sebelumnya, Kurniawan berhasil mempersembahkan dua kemenangan dari tiga laga uji coba bersama Sabah. Dua kemenangan mereka raih di FiIipina, masing-masing 2-1 atas peringkat ketiga Philippines Football League (PFL) 2019, Stallion Laguna FC (23/1). Selanjutnya, menaklukkan runner-up PFL, Kaya FC-Iloilo 2-0 (21/1). Namun di Indonesia, Sabah menderita kekalahan dari Persebaya 1-3 (8/2).


Baca Juga :
- Kompetisi Dihentikan, Striker PSCS Ini Pilih Jadi Peternak Ikan Lele
- Saddil Ramdani Tersangka, Ancaman Tujuh Tahun Penjara Menanti


Sementara itu tim Singo Edan, bisa memainkan dua pemain mudanya, Bagas Adi Nugroho dan Muhammad Rafly. Pasalnya, keberangkatan dua pemain tersebut ke timnas diundur menjadi 14 Februari mendatang.

“Target kami bisa bermain bersama, penting melihat kepercayaan diri pemain karena banyak pemain baru. Tidak ada target juara, jadi semua pemain akan kami coba. Tapi bagi Arema, main di kandang tentu harus all out dan memberikan hasil bagus,” ujar pelatih Arema Mario Gomez.

Sementara pada laga lainnya, barisan pemain muda Persebaya menjawab kepercayaan yang diberikan pelatih Aji Santoso. Berkat tiga pemain mudanya Persebaya menang atas Persik pada laga Grup A PG Jatim, kemarin, dengan skor 3-1.

Gol kemenangan Persebaya dicetak Supriadi di menit ke 19, Hambali Tolib menit ke-42, dan Alwi Slamat menit ke-45. Uniknya semua gol tercipta lewat sepakan kaki kiri atau kidal. Sementara gol balasan Persik diciptakan lewat tandukan Ante Bakmaz di menit ke-50.

Pelatih Aji Santoso menyatakan pada pertandingan kali ini memang sengaja menurunkan pemain lokal terutama di babak pertama. “Tujuannya rotasi. Karena sebelumnya Persebaya melakukan uji coba, ada beberapa pemain yang melakukan recovery. Makanya saya memainkan pemain asing saya maksimal 30 menit,” ujar Aji.

Aji berani menurunkan barisan pemain muda karena ingin agar mereka semua bisa bersinar di kompetisi Liga 1 nanti. “Saya ingin memunculkan pemain muda yang berkualitas seperti Hambali, Koko, Rizki, dan Supriadi. Pemain muda yang menurut saya punya masa depan cukup cerah, dengan catatan mereka mau berkerja keras,” kata Aji.

Soal Persik, Aji menilai tim Macan Putih itu tetap bermain baik. “Ada beberapa pemain yang menurut saya kualitasnya bisa diandalkan di Liga 1 nanti. Yang menjadi masalah menurut saya mereka baru bergabung butuh waktu,” ucap Aji.*NOVAL L/ M. B. MARZUKI

 

 

R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news