news
LIGA 2
Masa Depan Persigo Belum Jelas, Tak Terdaftar di Liga 2
11 February 2020 16:26 WIB
berita
Ketua Persigo Adhan Dambea
GORONTALO - Persatuan Sepak Bola Indonesia Gorontalo (Persigo), dikembalikan ke Gorontalo. Namun sayang, setelah 3 tahun bergabung dengan Semeru FC Lumajang, masa depan Persigo tak lagi jelas.

Persigo hingga saat ini belum ikut mendaftar di Liga 2 PSSI musim depan. Padahal, Liga 2 ini merupakan kesempatan emas bagi Persigo, untuk menunjukan eksistensinya.




Baca Juga :
- SOS: Terkait Pembayaran Gaji Maksimal 25 Persen Selama Masa Lockdown, Pemain Harus Diajak Bicara
- Liga 2 2020 Dihentikan, Kiper Cilegon United Kelola Warung Pakan Hewan


Kembalinya Persigo ini, hanya menimbulkan kekhawatiran pencinta sepak bola di tanah Serambi Madinah. Betapa tidak, Persigo yang akan mengikuti Liga 2 ini, terancam degradasi atau turun status, jika tidak mendaftar di Liga 2.

Ketua Persigo Adhan Dambea, menjelaskan saat ini sudah dimulai pendaftaran Divisi Dua Liga Indonesia. Semua formulir sudah diterima. Namun, dalam pendaftaran ini masih memiliki kendala keuangan.


Baca Juga :
- Manajemen Persis Solo Pantau Latihan Mandiri Pemainnya
- Soal Gaji Pemain, PSCS Janjian dengan Tim Liga 2 Lainnya


“Bulan Januari kemarin, saya sudah umumkan bagi siapa saja yang memiliki dana Rp 4 miliar, silahkan dikelola Persigo. Namun sampai dengan hari ini, belum ada yang siap. Ada yang sudah berkomunikasi yaitu Erwin Ismail, akan tetapi juga belum menyanggupi kebutuhan Persigo,” ujar Adhan dilansir prosesnews.id.

Disisi lain kata Adhan, batas pendaftaran di Liga 2 PSSI pada akhir bulan ini. Dengan begitu, untuk menyelamatkan Persigo tidak Degradasi, diminta masyarakat untuk sama-sama memajukan Persigo.

“Saya membuka diri untuk bagi siapa saja yang memiliki dana dan siap mengelola Persigo. Saat ini semua formulir saya sudah terima, namun masih ada kendala pendanaan. Karena di formulir itu harus mencantumkan isi rekening, deposito dan lain sebagainya,” ujarnya.

Paling tidak kata Adhan, semua masyarakat bisa bersama-sama mendaftarkan Persigo di Liga 2. Karena jika Persigo tidak ikut dalam Liga 2 ini, mau tidak mau Persigo akan Degradasi.

“Kalau sudah Degradasi ya, kita kembali ke nol lagi. Padahal ini kesempatan emas bagi Persigo. Belum lagi dalam formulir itu, harus mencantumkan Stadion dimana. Sementara untuk Gorontalo tidak ada yang memenuhi syarat baik itu lapangan Telaga atau Lapangan Merdeka tidak ada yang memenuhi syarat. Sehingga harus ke Manado atau Makasar, maka tentunya membutuhkan biaya banyak,” bebernya.*

 

 

news
Penulis
Suryansyah
news
news