news
MOTOGP
Rossi Tentukan Nasibnya di Pertengahan Musim 2020
07 February 2020 11:15 WIB
berita
Foto: Crash
SEPANG – Rider MotoGP veteran asal Italia, Valentino Rossi, mengungkapkan bahwa dirinya akan menentukan masa depannya di ajang balap motor paling bergengsi tersebut pada pertengahan musim 2020. Seperti yang diketahui sebelumnya, kursi Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha diberikan ke Fabio Quartararo di musim 2021.

Ya, rider muda asal Prancis, Fabio Quartararo, akan menggantikan Rossi di Yamaha pada musim 2021. Saat ini, Quartararo masih membalap untuk tim satelit Yamaha, Yamaha Petronas SRT.




Baca Juga :
- Franco Morbidelli Ungkap Kesialannya di GP Catalunya
- Meski Berada di Puncak Klasemen, Posisi Quartararo Belum Aman


Nasib Rossi sendiri bisa dibilang sudah dijamin oleh Yamaha. Pasalnya, Yamaha memberikan kursi di Yamaha Petronas untuk sang rider.

Akan tetapi, rider yang akrab disapa The Doctor tersebut mengatakan bahwa dirinya baru akan menentukan masa depannya pada pertengahan musim 2020. Dirinya akan memutuskan apakah akan tetap membalap di musim 2021 atau malah gantung helm.


Baca Juga :
- Kualifikasi MotoGP Catalunya: Morbidelli Debut Pole, Quartararo Ke-2, Valentino Rossi Ke-3
- Valentino Rossi Akan Berusia 42 Tahun: “Saya Masih Bisa Lebih Kuat”


“Saya telah membalap selama 25 tahun dan saya sudah tidak lagi muda. Semuanya menjadi berat. Untuk bisa berada di level tertinggi, Anda butuh kerja ekstra. Untuk bisa melanjutkan karir, saya membutuhkan motivasi,” tutur Rossi.

“Paruh kedua musim lalu saya mengalami kesulitan. Bagi saya, motivasi datang dari hasil balapan. Jika saya bisa bersaing untuk podium dan saya bisa kompetitif dengan rider lain, ya saya akan memiliki motivasi tinggi.”

“Jadi, target saya di musim baru ini tentu saja agar terus membalap. Tapi jika hasilnya tidak sesuai dengan ekspektasi, itu (lanjut balapan) akan sulit,” tambahnya.

“Jadi mungkin di pertengahan musim ya, setelah jeda musim panas (saya akan memutuskan). Saya ingin membuat keputusan saat saya rasa saya siap,” Rossi mengakhiri.

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah