news
OTO SPORT
Tak Jadi di Monas, Penyelenggara Formula E Akan Cari Lokasi Alternatif
07 February 2020 11:02 WIB
berita
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kedua dari kiri) beserta Alberto Longo (kedua dari kanan) saat memperkenalkan Jakarta E-Prix di Monas, September tahun lalu (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA – Penyelenggara balapan Formula E Jakarta menghormati keputusan Komisi Pengarah yang tidak memberi izin penyelenggaraan balapan di Monas. Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka tidak mengizinkan penyelenggaraan balapan Formula E yang semula akan diselenggarakan di kawasan Monas.

Dengan keputusan tersebut, panitia penyelenggara segera mencari beberapa tempat untuk dijadikan alternatif. ‘’Kami sebagai Organizing Committee Formula E Jakarta sudah mempersiapkan lokasi pengganti dari Monas yang memenuhi kriteria sebagai ikon Jakarta dan Indonesia," kata Dwi Wahyu Daryoto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Kamis (6/2).




Baca Juga :
- Lewis Hamilton Akan Diperiksa FIA karena Pakai Kaos Berbau Politis
- Pesan Brutal! Lewis Hamilton Kecam F1 dan FIA Usai Juara GP Hongaria


‘’Kami menghormati sepenuhnya keputusan Komisi Pengarah, dan kami siap mencari lokasi alternatif atas arahan Komisi Pengarah,’’ kata Dwi.

Lokasi baru tersebut tentunya akan mempertimbangkan masukan dari pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait lainnya untuk menyukseskan balapan mobil ramah lingkungan ini di Jakarta. ‘’Pengumuman lokasi sirkuit pengganti akan dilakukan setelah disetujui oleh FEO dan FIA selaku partner penyelenggaraan Formula E Jakarta,’’ kata Dwi.


Baca Juga :
- Melanggar 2 Protokol Kesehatan, Valterri Bottas dan Carles Leclerc Terancam Hukuman FIA
- Gede Widiade: Yang Bisa Pisahkan Saya dan Jakmania Hanya Nyawa


Pada awalnya Monas dipilih sebagai ikon Jakarta dan Indonesia. Monas adalah simbol kota dan negara, layaknya Eiffel di Paris. Penyelenggaraan Jakarta E-Prix, akan membawa Monas ke pentas dunia internasional.

‘’Monas dan Eiffel adalah lokasi paling ideal bagi penyelenggaraan Formula E. Namun, karena Komisi Pengarah tidak mengizinkan, kami menghormati keputusan itu.  Jauh sebelumnya sudah dipersiapkan alternatif-alternatif lokasi, kami tengah mendalami untuk pilihan terbaik," ujar Dwi.

Namun perkembangan terbaru membuat penyelenggaraan Kejuaraan FIA Formula E 2019/2020  tidak dapat diselenggarakan di Monas. Meski demikian, sebagai penyelenggara balap mobil Formula E yang sudah menandatangani kontrak selama 5 tahun, Jakpro berharap di tahun berikutnya Monas dapat tetap digunakan sebagai lokasi sirkuit Formula E Jakarta.

‘’Kami berharap di tahun mendatang kita diizinkan untuk memakai Monas,’’ ujar Dwi.

Jakarta E-Prix adalah salah satu seri dalam rangkaian Kejuaraan FIA Formula-E 2019/20. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama COO FEO Alberto Longo pada September tahun lalu menyatakan bahwa kontrak awal Jakarta E-Prix akan berdurasi lima musim kejuaraan, yang akan berakhir pada 2024. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah