news
LIGA SPANYOL
Sang Pembunuh Raksasa Beraksi Lagi!
07 February 2020 06:40 WIB
berita
Para pemain Mirandes memberikan aplaus kepada publik di Anduva setelah sukses menyingkirkan Villarreal dari Piala Raja, Rabu (5/2).
DINI WULANDARI DARI BERBAGAI SUMBER

MIRANDE DE OBRO – Tim guram dari kasta kedua Spanyol, CD Mirandes kembali memperlihatkan tuahnya sebagai pembunuh raksasa di ajang Piala Raja musim ini. Di perempat final, mereka menjadikan Villarreal CF korban ketiga asal LaLiga yang merasakan keangkeran Stadion Anduva, Rabu (5/2). Hasil 4-2 dipetik sekaligus jadi tiket tuan rumah ke semifinal.




Baca Juga :
- Gelar Pesta Bersama Rekan Setim, Kapten Sevilla Minta Maaf
- Samir Nasri: Sampaoli Bolehkan Anda Minum dan Pergi ke Klub Malam


Tim asal Mirande de Obro, kota dengan 35 ribu penduduk di Utara Spanyol, sebelumnya juga tampil mengejutkan dengan menyingkirkan dua tim elite. Mereka mendepak juara lima kali Sevilla FC (3-1) di 16 besar dan Celta Vigo di fase 32 besar. “Hallo Spanyol,Hallo dunia,” Mirandes mengunggahnya di Twiiter resmi klub. “Kami terus membuat sejarah.”

Mirandes yang musim ini main di Segunda B itu kembali ke fase empat besar, setelah terakhir kali terjadi delapan tahun lalu. Saat itu, Los Rojillos asal Divisi Ketiga berhasil membuat publik Spanyol jatuh hati bersua Athletic Bilbao yang akhirnya jadi pemenang dengan agregat 8-3. Dua prestasi tersebut menjadikan Mirandes satu-satunya tim Spanyol yang tampil di perempat final dengan status klub Divisi Kedua dan Ketiga.


Baca Juga :
- Dua Klub Kota Madrid Rebutan Ben Yedder
- Simon Kjaer Berharap Dipermanenkan AC Milan


Mirandes merupakan tim yang tidak pernah merumput di LaLiga. Saat ini mereka bahkan hanya menempati posisi ke-11 dari 22 penghuni Segunda 2019/20. Itu mengapa, sebelum duel Villarreal lebih diunggulkan. Apalagi tim Kapal Selam Kuning berambisi kembali ke semifinal lagi setelah 2015, saat mereka dihentikan FC Barcelona. Sejak saat itu, Villarreal selalu gagal melangkah ke delapan besar Piala Raja.

“Ini kekalahan paling menyakitkan bagi saya selama bersama Villarreal,” ujar pelatih Villarreal, Javier Calleja. “Kami masuk ke lapangan dengan penuh percaya diri dan harus pulang dengan kekecewaan besar. Kami ucapkan selamat kepada Mirandes atas keberhasilannya saat ini.”

Mirandes unggul sejak menit ke-17 berkat gol Matheus Aias setelah berhasil melewati barisan pertahanan Villarreal dan melepaskan sepakan di dalam area penalti lawan. Tim tamu sempat menyamakan kedudukan 15 menit kemudia lewat tendangan bebas Javier Ontiveros.

Namun,tuan rumah kembali memimpin setelah Martin Merquelanz memaksimalkan hadiah penalti yang diberikan VAR jelang berakhirnya babak pertama. Villarreal kembali membalas lewat cara sama yang dilakukan Santi Cazorla, menit ke-56.

Dua menit berikutnya, Mirandes kembali unggul. Odei Onaindia, penyebab hadiah penalti untuk Villarreal karena melakukan handball, berhasil mencetak gol dari jarak dekat. Antonio Sánchez menyegel kemenangan Mirandes saat stoppage time.

"Kami tidak akan datang ke sini dan memenangkan pertandingan hanya karena kami berada di divisi pertama dan mereka ada di divisi kedua," kata gelandang Villarreal Vicente Iborra. “Kami kesal karena kami menyia-nyiakan kesempatan besar untuk berada di semifinal.”

Di fase berikutnya,Mirandes berharap bertemu Granada FC yang lebih dulu lolos. Itu lebih baik ketimbang bentrok dengan Barcelona atau Madrid yang baru tanding tadi malam melawan Athletic Bilbao dan Real Sociedad.*

==

Laju Mirandes Menuju Semifinal Piala Raja 2019/20

Ronde Pertama: Coruxo 4-5 Mirandés

Ronde Kedua: UCAM Murcia 2-3 Mirandés

32 Besar: Mirandés 2-1 Celta

16 Besar: Mirandes 3-1 Sevilla

8 Besar: Mirandés 4-2 Villarreal

 

D
Penulis
Dini Wulandari