news
MOTOGP
Sirkuit Jalanan Mandalika Masuk Proses Pengaspalan Bulan September
06 February 2020 17:46 WIB
berita
Dian Delato, head of sports operation Mandalika Grand Prix Association (MGPA) (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
SKOR.id - Indonesia akan menjadi tuan rumah ajang balap motor paling bergengsi di dunia, yakni MotoGP. Proses pembangunan sirkuit pun sudah berjalan.

Ya, MotoGP Indonesia akan digelar di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 2021 mendatang. Sirkuit pun dinamakan Sirkuit Jalanan Mandalika (Mandalika Street Circuit).




Baca Juga :
- MotoGP Rilis BTS Balapan Virtual, Repotnya Para Rider saat Bersiap-siap
- Penangguhan Musim MotoGP Tidak Menguntungkan Honda


Masyarakat Indonesia patut berbangga, lantaran MotoGP di Mandalika akan terasa sangat spesial dan monumental. Mandalika menjadi sirkuit jalanan pertama di MotoGP.

Demi menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2021, pembangunan sirkuit pun sudah dijalankan. Jika sesuai schedule dan tanpa halangan, pada bulan September ini, proses pengaspalan sirkuit sudah bisa dijalankan.


Baca Juga :
- Adiknya Menangkan Balapan, Marquez: Saya Sudah Tahu Akan Kalah
- Di mana Para Penggemar Bisa Saksikan Balapan Virtual Pertama MotoGP?


"Kami tetap on progres, bahwa proses pembangunan kami dari Januari pra-konstruksinya sudah dijalankan. Kami harapkan sesuai dengan schedule, jadi di bulan September itu kami sudah pengaspalan, dan kemudian ada homologasi dari Federation Internationale de Motocyclisme (FIM)," tutur Dian Delato, head of sports operation Mandalika Gran Prix Association (MGPA), promotor MotoGP Indonesia 2021.

"Jadi konstruksi ada dua, ada pra-konstruksi dan finishing. Di pra-konstruksi itu, di bulan Juli, kita akan bisa lihat bentuknya (sirkuit), sudah berbentuk semua. Dan Juli ke September itu justru yang menjadi bagian sulit. Tapi saya yakin dengan doa dan dukungan semua ini pasti bisa dilakukan," tambahnya saat ditemui di acara peluncuran produk baru dari Motul, Kamis (6/2) di Sirkuit Karting Internasional, Sentul, Bogor.

Indonesia sendiri memiliki kontrak menggelar balapan MotoGP selama lima tahun. Oleh karena itu, pembangunan sirkuit harus bisa sempurna. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah
news
news