news
LIGA 2
Sriwijaya FC Siapkan Tim Berkarakter Menyerang
04 February 2020 20:29 WIB
berita
PALEMBANG - Sriwijaya FC (SFC)  sedang bersiap mengarungi Liga 2 2020 yang rencananya digelar Maret mendatang. Skuat Laskar Wong Kito masih mengutak-atik komposisi  utama tim, agar lebih greget saat tampil di kompetisi nanti.

Pantauan TopSkor di lapangan, latihan SFC beberapa kali latihan terakhir, materi latihan yang diberikan passing: diagonal pass, crossing, dan beberapa kali  pelatih SFC Budiarjo Thalib berteriak dan menegaskan para pemain SFC untuk mencetak gol.




Baca Juga :
- Sriwijaya FC Belum Bahas Besaran Gaji Pemain untuk April, Mei, dan Juni 2020
- Berharap Wabah Corona Sirna, Kelompok Suporter Sriwijaya FC Singa Mania Yasinan Setiap MalamĀ 


Budi mengaku setelah menggodok peningkatan fisik, saat ini SFC mulai mengasah teknikal individu dan  kerja sama tim dalam mencetak gol. “Untuk kondisi fisik pemain sudah meningkat walau belum 100 persen, dan saat ini tim mulai banyak latihan finishing dan crossing," kata Budi, Minggu (2/2).

Ia  mengatakan, saat ini dirinya masih mengutak-atik komposisi tim untuk dimasukkan dalam skema baku yang diinginkannya sejak awal. “Sudah ada gambaran, tapi belum 100 persen,” ucap Budi.


Baca Juga :
- Sudah Angkat Koper dari Mes Lama, Persis Solo Belum Punya Mes Baru
- Kompetisi Dihentikan, Mantan Bek PBR Andalkan Pemasukan dari Bisnis Rumahan


Tak hanya latihan, SFC juga sudah melakukan uji tanding dengan tim lokal All Star Inzaghi PCL dengan  kemenangan fantastis 10-0. Namun Budi tidak melihatnya ini sebuah prestasi. Ia tetap menganggap tim lawan bermain bagus, laga uji coba hanya ajang untuk menilai kekurangan SFC secara keseluruhan.

“Secara tim masih banyak kekurangan, salah satunya transisi. Masih butuh proses untuk menjadi lebih baik lagi. Tapi secara individu para pemain kami sudah bagus-bagus kualitasnya,” kata Budi.

Terkait wacana pemakaian pemain asing yang diajukan manajemen SFC ke PSSI, Budi menyambut baik hal ini. Menurutnya, jika ada pemain asing maka akan memicu motivasi pemain lokal agar bisa bermain lebih baik. 

Begitu juga dengan wacana PSSI yang akan menggelar kompetisi Liga Elite Pro Academy U-20 bagi tim Liga 2. “Saya rasa bagus, agar banyak mendapatkan bibit-bibit pemain muda dari lokal sendiri, lebih banyak lebih bagus,” kata Budi.

Sementara itu, Manajer SFC, Hendri Zainuddin menjelaskan terkait permohonan SFC agar Liga 2 2020 menggunakan satu pemain asing, sudah dijawab oleh PSSI. “Ya, sudah dijawab PSSI, jawabannya tidak bisa diterapkan pada musim ini, insya Allah tahun depan,” kata Hendri.

Karena kompetisi sudah akan digelar, dan regulasi penambahan pemain asing di Liga 2 perlu pembahasan terlebih dulu.  Sedangkan, Direktur Teknik SFC Indrayadi menambahkan skuat SFC sudah 100 persen terbentuk.

Sebanyak 24 pemain sudah dikontrak tinggal dua slot pemain lokal yang saat ini  dua menjalani trial, yaitu eks pemain timnas Indonesia U-14: Rifki Ahmad Ale Silitonga dan winger PS Angkatan Darat (PSAD) Bagus Wijaya.

“Kami masih perlu menilai dua pemain trial ini dalam latihan dan laga uji coba-uji coba, untuk menentukan apakah layak direkrut atau belum,” kata Indra.

Terkait PSSI yang akan menggelar kompetisi U-20 bagi tim Liga 2, Indrayadi mengaku SFC sudah siap. Karena SFC baru saja menggelar turnamen U-18, sehingga sudah memiliki gambaran komposisi tim muda jika memang akan digelar EPA U-20. "Kami akan mengambil pemain-pemain terbaik dari turnamen SFC U-18, untuk ditarik berkompetisi di Liga U-20 kalau memang akan diadakan," ujar Indrayadi.*AGUSTIAN PRATAMA

R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news