news
TOP FEATURE FOOTBALL
Robby Darwis dan Zainal Abidin, Legenda Timnas Indonesia dan Malaysia, Dulu Saling Jegal Sekarang Saling Rindu
04 February 2020 16:51 WIB
berita
Robby Darwis (kiri) dan Zainal Abidin Hassan/Foto:TopSkor/Arief Nugraha K
CERITA seputar sepak bola selalu menarik. Di sepak bola ada perseteruan ada pula persahabatan. Di balik uji coba klub Liga 2 PSKC Kota Cimahi lawan kontestan Malaysia Super League, kasta tertinggi Liga Malaysia, Melaka United di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (3/2), ada nostagia antara dua legenda, Robby Darwis dan Zainal Abidin Hassan.

Robby kini melatih PSKC, sedangkan Zainal menangani Melaka. Pada era akhir 1980-an hingga awal 1990-an, Robby merupakan bek tangguh timnas Indonesia, sedangkan Zainal striker tajam yang dimiliki timnas Malaysia.




Baca Juga :
- Liga 1 Ditunda Teddy Tjahjono Pastikan Persib Bandung Tetap Berlatih Seperti Biasa
- Laga Ditunda Sebulan Robert Alberts Berharap Mental Pemain Tidak Merosot


Bukan hanya dalam ajang internasional kedua legenda ini berjumpa. Kebetulan mereka juga saling bentrok pada kompetisi Liga Super Malaysia era 1990-an.  Robby membela Kelantan FA, sementara Zainal memperkuat Pahang FA. Kedua tim tersebut merupakan musuh bebuyutan di Liga Super Malaysia. 

Saat itu Zainal dan Robby secara emosional saling bermusuhah karena sama-sama mempertahankan gengsi klubnya. Tapi kini, suasana pertemuan keduanya begitu hangat. Ajang saling melepas kangen tidak terelakkan saat keduanya bertemu di lapangan.


Baca Juga :
- Rafi Ghani: Bakal Ada 11-12 Kali Test Swab Selama Liga 1 Digelar
- Luizinho Passos Harus Istirahat, Gatot Prasetyo Kembali Menjadi Pelatih Kiper Persib


Saling berangkulan dan bersalaman ditambah obrolan keduanya yang meledak-ledak, suasana pun jadi begitu haru. Maklum, 27 tahun tidak bertemu bukan waktu yang sedikit.  Wajar jika keduanya begitu larut dalam kerinduan mengingat dan mengenang pertemuan ketika sama-sama masih jadi pemain.

"Kami pernah sama-sama saling jegal di Liga Malaysia, juga saling sikut saat timnas Indonesia jumpa Malaysia. Rasanya baru sebentar itu terjadi. Jadi ini momen bagus buat kami untuk bersilaturahmi dengan kawan lama," kata Zainal.

Di matanya, Robby adalah pemain profesional yang disegani di Malaysia baik sebagai pemain Kelantan maupun libero timnas Indonesia. "Dulu beliau pemain bertahan yang sangat disiplin. Saya tahu betul bagaimana beliau bermain dan mengadang kami setiap mau masuk ke jantung pertahanannya, sulit sekali kami tembus,” ucap Zainal, memuji.  

“Dan sekarang kami datang dan bertemu dengan tim berbeda pula dan sama-sama jadi pelatih. Tentu saja suasana pertemuan tidak panas seperti dulu. Sebaliknya saya sangat gembira karena kami bisa saling bersilaturahmi," Zainal menambahkan.

Sebaliknya, Robby pun menyimpan kenangan dengan Zainal. Menurut pria yang juga legenda Persib Bandung itu, pada masa-masa kejayaan, keduanya selalu bertemu dalam laga resmi maupun persahabatan.

"Kalau Indonesia jumpa Malaysia sudah pasti strikernya dia, selain Dullah Saleh. Begitu juga di Liga Malaysia. Zainal memang penyerang berbahaya, tapi sering tidak tembus sama saya, hahaha (tertawa). Apalagi Pahang dan Kelantan sama-sama klub punya Sultan jadi kami selalu sengit kalau bertemu untuk jaga gengsi masing-masing," ujar Robby.

Yang menarik kata Robby, jika timnas Indonesia jumpa Malaysia. "Kalau jumpa Malaysia tentu saya sudah siap karena saya tahu karakter dia, ketajaman, dan kerja kerasnya. Apalagi dulu perseteruan kami dengan Malaysia sangat kental. Tapi sekarang, jujur saya sangat senang bisa bertemu kawan sekaligus bekas musuh lama,” Robby menuturkan.

“Jadi di sepak bola kita bisa bermusuhan juga bisa bersahabat. Seperti saat ini ketika PSKC klub saya bertemu Melaka United klub yang ditangani Zainal, ini jadi momen yang jarang dan saya senang sekali," ucapnya lagi.

Dalam uji coba kemarin PSKC main imbang 2-2 dengan Melaka United. PSKC unggul dua gol lebih dulu lewat Dian Sasongko dan Bastian. Dua gol balasan Melaka United diborong Saviq Rahim. Bagi Robby dan Zainal, hasil bukan jadi ukuran.  Terpenting, tim yang ditangani dapat pelajaran berharga karena sama-sama sedang bersiap menghadapi kompetisi.*Arief Nugraha K

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id