news
LIGA INTERNASIONAL
Figo Berharap Tiki Taka Masih Ada di Piala Eropa 2020
26 January 2020 23:10 WIB
berita
Luis Figo (tengah), CEO RCTI Kanti Mirdiati (kiri), dan CEO PT MNC Vision Networks Tbk Ade Tjandra dalam acara konferensi pers MNC Grup sebagai pemegang hak siar Piala Eropa 2020, kemarin (foto: Husni Yamin).
JAKARTA – Luis Figo berharap sepak bola dengan penguasaan bola di antaranya seperti tiki taka akan tetap terlihat dari tim tertentu yang menjadi kontestan Piala Eropa 2020. Legenda hidup sepak bola Portugal tersebut yakin bahwa ada sejumlah pelatih dari tim ajang terbesar sepak bola Eropa ini yang masih mengandalkan gaya permainan yang identik dengan possession football tersebut.

 


Baca Juga :
- Putri Mantan Pesepak Bola Luis Figo Berpacaran dengan Kerabat Jauh Raja Spanyol
- Luis Figo Ungkap Alasan Sesunguhnya di Balik Transfernya yang Kontroversial dari Barcelona ke Real Madrid


“Sepak bola memang terus berkembang. Tapi saya kira tidak akan terlalu jauh perubahannya. Saya tidak yakin bahwa tiki taka sudah menjadi masa lalu,” kata Luis Figo, dalam konferensi pers MNC Grup sebagai Official Broadcaster Piala Eropa 2020 yang akan disiarkan RCTI dan PT MNC Vision Network Tbk, di Jakarta, kemarin.

“Ada sejumlah pelatih yang masih mengutamakan penguasaan bola (possession football) dalam permainan timnya dan saya yakin sepak bola dengan penguasaan bola itu juga akan terlihat di Piala Eropa 2020,” dia menegaskan.


Baca Juga :
- Gianni Infantino Tak Tutup Kemungkinan Batalkan Euro 2020
- Timnas Italia Tak Punya Totti dan Del Piero, tapi Mancini Yakin 2020 Tahun yang Sempurna


Belakangan ini, wajah sepak bola Eropa, khususnya di sejumlah klub di liga besar Eropa, memang banyak memainkan sepak bola langsung ke depan atau direct football. Sejumlah klub seperti Liverpool, FC Internazionale, atau bahkan Barcelona sebelum kedatangan pelatih baru Quique Setien kerap menggunakan strategi dengan permainan langsung ke depan.

Tren inilah yang belakangan terlihat dalam klub-klub Eropa dan kemungkinan masih akan terlihat pula dalam Piala Eropa 2020 nanti. Strategi penguasaan bola pernah mencapai kejayaannya di ajang Piala Eropa ketika timnas Spanyol juara pada Piala Eropa 2012 dan sebelumnya pada Piala Dunia 2010.

Ketika itu, La Roja memang terdiri dari sejumlah pemain yang identik dengan gaya penguasaan bola plus tiki taka, sebut saja seperti Andres Ineista dan Xavi Hernandez.

Ya, sistem dan strategi apa yang bakal sukses di Piala Eropa 2020 nanti? Publik sepak bola Tanah Air dapat menyaksikan pertarungan para kontestan dengan semua strateginya dalam ajang Piala Eropa 2020 yang akan disiarkan RCTI mulai 12 hingga 12 Juli 2020 nanti.

“Total akan ada 39 pertandingan terbaik yang akan disiarkan RCTI secara langsung,” kata CEO RCTI, Kanti Mirdiati, saat memberikan keterangan dalam acara konferensi pers tersebut.

Menurutnya, RCTI secara berturut-turut sejak 1996 (Piala Eropa 1996, 2000, 2008, 2012, 2016, dan kini 2020), mendapatkan kesempatan menjadi official broadcaster UEFA Euro.

“Ini sebuah kebanggaan bagi kami,” kata Kanti Mirdiati lagi, yang saat itu juga didampingi CEO PT MNC Vision Networks Tbk, Ade Tjandra. “Melalui Piala Eropa 2020, kami berharap dapat memberikan tontotan terbaik di setiap pertandingan yang kami tayangkan,” dia menambahkan.*Irfan Sudrajat

 

I
Penulis
Irfan Sudrajat