news
LIGA ITALIA
Lazio Terus Menguasai Derby della Capitale di Kandang Roma
24 January 2020 08:05 WIB
berita
Sergej Milinkovic Savic jadi kunci permainan Lazio.-Topskor.id/istimewa-
ROMA – Dua tim yang baru angkat koper dari Piala Italia akan berduel di Olimpico, Minggu (26/1) atau Senin dini hari WIB. SS Lazio dijamu AS Roma dalam Derby della Capitale edisi 152 di Seri A.

Menilik dari situasi yang berkembang saat ini, pasukan Simone Inzaghi berada di atas angin. Ya, Lazio tidak pernah kalah ketika duel sekota itu dimainkan di paruh kedua setiap musim sejak 2016. Sementara kemenangan kandang terakhir di periode tersebut dikecap Roma pada 2011, dengan doppietta dari Francesco Totti.




Baca Juga :
- Jadi Bidikan Juventus, Begini Situasi Zaniolo Sebenarnya
- Kabar Baik untuk Romanisti! Begini Kondisi Zaniolo Sekarang


Lazio berharap Dewi Fortuna memuluskan misi merangkai 12 sukses beruntun. Sementara stok pemain di kubu Roma terus terpangkas, setelah Amadou Diawara mengalami cedera lutut dalam laga lawan Juventus FC di perempat final Piala Italia.

Kendati difavoritkan, Inzaghi tidak mau anak buahnya besar kepala. Apalagi catatan kalah dalam derbi setidaknya sekali setiap musim, sejak 2012/13, terus membayangi. “Kami mencoba menyiapkan derbi dengan cara terbaik karena tahu gambaran pertandingan seperti apa. Sekarang kami mesti memulihkan tenaga untuk memainkan derbi dengan maksimal,” kata Inzaghi.


Baca Juga :
- Siap-Siap! Fiorentina Akan Coba Bajak Florenzi dari Roma
- Roma Ingin Permanenkan Mkhitaryan


Kondisi Joaquin Correa dan Luis Alberto diragukan meski gelandang tersebut sudah bergabung dengan latihan kolektif. Oleh karena itu, lini tengah akan bertumpu kepada Sergej Milinkovic-Savic yang memperlihatkan perkembangan teknik-taktik mengagumkan. Dia menjadi pemain paling lengkap dan matang, serta mampu melakukan pekerjaan kotor. Tantangan pelatih berusaha ditaklukkan meski dengan susah payah. Ketekunannya belajar dan berlatih membuet pesepak bola Serbia tersebut bisa menjadi trequartista, gelandang maupun mezzala.

Sebagai gelandang dalam di formasi 3-5-2, Milinkovic tidak hanya harus membidik gawang lawan tapi juga menjamin fase bertahan. Dia terus menjadi pemain penting ketika Lazio menyerang tapi sekaligus memberi perlindungan. Pemain 24 tahun itu merebut bola, memenangi duel dan mengintervensi aliran bola, selain membangun manuver.  

Milinkovic yang mengaku marah setelah didepak Napoli dari Piala Italia, akan menyalurkan emosinya untuk memenangi derbi ibu kota Italia. Dia telah menciptakan dua gol ke gawang Roma, pada dua laga semifinal Piala Italia 2017. Sekarang pemain nomor 21 itu ingin menyarangkan gol dalam derbi Roma di Seri A.

Skuat besutan Paulo Fonseca, yang baru menelan kekalahan 1-3 dari Juventus FC, menyambut derbi dengan tekad besar untuk memetik poin penuh. Tim tersebut mengalami ‘penggembosan’ di semua sektor.

Tanpa Diawara, I Giallorossi akan bertumpu kepada duo Jordan Veretout dan Bryan Cristante di depan pertahanan. Sementara Lorenzo Pellegrini menjadi aset paling berharga saat ini. Trequartista itu merupakan elemen vital dalam reformasi Roma karena memiliki kualitas teknik mumpuni, sigap merebut bola dan melepas ke rekannya.

Pellegrini menjadi pelayan terbaik Roma di belakang Edin Dzeko. Striker tersebut membidik gol ke-100 akhir pekan ini, supaya dapat melompat ke peringkat keempat pencetak gol tersubur klub. Posisi tiga besar dihuni Vincenzo Montella (102 gol), Pedro Manfredini (104) dan Rodolfo Volk (106).

“Kami tahu Edin adalah pemain penting. Kami harus memikirkan Lazio dengan keyakinan penuh. Saya khawatir dengan bagaimana pemain bisa pulih. Kami akan bertarung dalam laga yang sangat sulit,” kata Fonseca.*** Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news