news
LIGA INGGRIS
Gol Keren..! Solo Run Remaja Arsenal Ini Bikin Kante Jatuh Bangun
22 January 2020 12:10 WIB
berita
Gabriel Martinelli menaklukkan Stamford Bridge
LONDON - Gabriel Martinelli jadi bintang. Remaja berusia 18 tahun ini menaklukkan Stamford Bridge. 

Pemain asal Brasil ini tampil sebagai starter ketika Arsenal bertamu ke Stamford Bridge, Rabu (22/1) dini hari. Pelatih Mikel Arteta menslot sebagai winger kiri.




Baca Juga :
- Komentar Klopp dan Arteta Usai Liverpool Tekuk Arsenal
- Mo Salah Penguasa Anfield, jika Hattrick lawan Arsenal, Total 100 Gol untuk Liverpool


Kepercayaan itu dibayar kontan. Dia membakar adrenalin The Gunners yang bermain dengan 10 orang sejak menit 26 setelah David Luiz diacungi kartu merah. Chelsea membuka skor lewat penalti Jorginho.

Gol penyeimbang Martinelli terbilang keren. Dia melakukan solo run di menit 63. Kecepatannya yang luar biasa dalam sprint membuat gelandang N'Golo Kante jatung bangun. 


Baca Juga :
- Beda dengan Kebanyakan Kiper, Alisson Becker Tak Pernah Berteriak kepada Rekannya di Lapangan. Ini Alasannya
- Siaran Langsung Liga Primer Mola TV: Liverpool vs Arsenal, Selasa (29/9) Pukul 02.00 WIB


Terjatuhnya Kante membuat Marinelli meluncur deras hingga ke kotak penalti Chelsea. Dia menyelesaikan aksinya dengan mengelabui kiper Kepa Arizzabalaga. Sekaligus menyamakan skor 1-1. 

 

Arteta sangat senang dengan Gabriel Martinelli yang menjadi remaja Arsenal pertama sejak Nicolas Anelka pada tahun 199 yang mencetak sepuluh gol dalam satu musim.

“Untuk bermain di stadion ini dengan sepuluh orang melawan beberapa pemain bertahan terbaik di liga membutuhkan keberanian dan energi nyata," kata Arteta.

"Saya ingin melepaskannya beberapa kali karena ia lelah dan kram, tetapi pada menit berikutnya ia berlari 60 yard lagi."

Granit Xhaka, yang pindah ke pertahanan setelah kartu merah Luiz, menambahkan: “Banyak orang mengatakan kami tidak memiliki karakter di tim ini. Setelah pertandingan ini kami menunjukkan bahwa kami memilikinya.”

"Setelah pertandingan ini, tidak ada yang perlu berbicara tentang kami. Kami menunjukkan karakter besar. Banyak orang mengatakan kami tidak memiliki karakter di tim, jadi setelah pertandingan ini kami menunjukkan bahwa kami memiliki."

Skor berakhir imbang 2-2. Setelah aksi keren Martinelli, Chelsea kembali memimpin lewat gol Cesar Azpilicueta di menit 84. Tapi, gol telat Hector Bellerin mengubur kemenangan The Blues.*

news
Penulis
Suryansyah