news
LIGA 1
Soal Isu Renovasi Stadion Si Jalak Harupat untuk Piala Dunia, Panpel Persib Tetap Tenang
15 January 2020 12:44 WIB
berita
Stadion Si Jalak Harupat/Foto:TopSkor/Ady Sesotya
BANDUNG – Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung (SJH) sepertinya tetap menjadi pilihan utama Persib Bandung sebagai kandang musim kompetisi 2020. Sebab hanya SJH satu-satunya stadion di wilayah Bandung Raya yang paling siap.

Sedangkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), menjadi opsi kedua untuk homebase yang akan didaftarkan ke pihak manajemen kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB). Bagi Persib, tidak ada opsi lain untuk kandang selain kedua stadion tersebut.




Baca Juga :
- Dua Pemain Asing Persib Sedang Harap-harap Cemas
- Bak Pemain Kesayangan, Legenda Persib Terus Mencari Tahu Kabar Terbaru Wander Luiz


Namun, rencana skuat asuhan Robert Rene Alberts menggunakan SJH bisa sedikit terganggu. Sebab, SJH juga diproyeksikan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 2021 mendatang yang digelar di Indonesia.

Karena itu, SJH terancam tidak bisa digunakan berbagai kegiatan, termasuk oleh Persib, karena kabarnya akan direnovasi untuk Piala Dunia U-20. Dampak dari isu tersebut, manajemen Persib dibuat kelimpungan. Sebab GBLA yang menjadi alternatif kedua belum sepenuhnya siap.


Baca Juga :
- Doa Pelatih Mitra Kukar untuk Wander Luiz
- Roberts Terapkan Latihan Mandiri lewat Video, Pemain Persib Berlatih di Rumah


Status GBLA saat ini belum 100 persen dimiliki Pemerintah Kota Bandung karena belum ada penyerahan resmi dari pihak kontraktor, PT Adhi Karya. Lantaran isu ini pula, Persib terancam harus mencari stadion lain untuk homebase musim kompetisi 2020.

Menanggapi isu tersebut General Coordinator panitia pelaksana pertandingan Persib, Budi Bram Rahman, tetap bersikap tenang. Menurutnya, kalaupun SJH dipergunakan untuk perhelatan Piala Dunia, tidak akan mengganggu jadwal Persib lantaran kompetisi Liga 1 2020 digelar Maret 2020 dan berakhir Oktober nanti.

Sementara, Piala Dunia U-20 baru diselenggarakan 2021. Lagi pula sejauh ini pihaknya belum mendengar rencana renovasi stadion berkapasitas 27 ribu penonton itu. “Masih banyak waktu dan opsi lain mengenai homebase ini. Tapi saya harap tidak ada masalah dalam penggunaan SJH musim ini,” kata Bram lagi.

SJH juga tidak perlu renovasi besar-besaran. Sebab, setelah digunakan sebagai tempat pertandingan cabang sepak bola di Asian Games 2018, kondisi SJH masih terawat secara utuh. Kenyaman dan keasrian SJH dari pelataran parkir, toilet, lapangan, dan berbagai fasilitas lainnya, sampai saat ini masih terjaga.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung mengungkapkan Stadion GBLA saat ini memang hanya sebatas bisa digunakan untuk latihan. Sedangkan untuk digunakan sebagai tempat pertandingan sekelas kompetisi Liga 1 2020 belum memungkinkan.

Kecuali, jika laga Persib digelar tanpa penonton. Menurut Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, kondisi GBLA pada dasarnya baik dan bisa dipergunakan.

“Artinya, secara teknis GBLA sebenarnya tidak terlalu bermasalah. Kondisi infrastrukturnya juga bagus. Hanya untuk kondisi khusus saat ini GBLA belum bisa menampung penonton,” ujar Yana dalam inspeksi bersama PT Persib Bandung Bermartabat ke GBLA, Selasa (14/1).

Lain halnya jika Persib hanya akan menggunakan GBLA untuk latihan. “Kalau itu, kami pihak Pemkot Bandung sebagai pengelola siap kerja sama,” Yana menegaskan.*Arief Nugraha K

 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news