news
LIGA 1
Kualitas Tidak Diragukan, 99 Persen Skuat Juara Persib Putri Akan Dipertahankan
08 January 2020 08:50 WIB
berita
Aksi skuat Persib Putri (kostum biru) saat menghadapi Arema Putri dalam big match Liga 1 Putri 2019 lalu/Foto:TopSkor/Arief Nugraha K
BANDUNG – Persib Bandung Putri  tergolong tim paling siap dibanding tim-tim lainnya yang disiapkan PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menghadapi musim kompetisi 2020. Persib Putri yang baru saja meraih gelar kompetisi perdana Liga 1 Putri, tinggal melanjutkan program karena secara materi tidak akan banyak mengalami perubahan.

Direktur Diklat Persib, Yoyo S Adireja, mengungkapkan hampir 99 persen skuat Maung Geulis akan dipertahankan. Sebab, menurut Yoyo, secara keseluruhan para pemainnya sudah mumpuni. Tidak hanya skill yang menonjol.




Baca Juga :
- Akademi Persib Putri Terpilih dalam Program Pengembangan Bakat FIFA, Iwan Bastian Bangga dan Bersyukur
- Mantan Pelatih Timnas Putri Meninggal Dunia, Sepak Bola Wanita Indonesia Berduka


“Dari perjalanan selama berkompetisi, kami sudah bisa melihat kemampuan teknis pemain, individu, dan sikap mental, sebagian besar memenuhi kriteria. Maka dari itu, wajar bila 99 persen skuat akan kami pertahankan. Kalaupun ada penambahan, mungkin hanya satu atau dua pemain. Semua menilai tim putri kami sudah solid,” ujar Yoyo, Selasa (7/1).

Meski demikian, Yoyo memastikan tantangan ke depan bagi Febriana Kusumaningrum dan kawan-kawan akan lebih berat. Sebab, menurutnya, jumlah peserta dipastikan akan bertambah. Begitu pula target yang dicanangkan kompetitor lainnya adalah mengejar juara.


Baca Juga :
- Pelatih Persib Putri Iwan Bastian Pesimistis Liga 1 Putri Bakal Digelar Musim Ini
- Barbara Salampessy Hilangkan Bosan dengan Jelajahi Pantai dan Bukit


“Kami sudah bicara dengan para pemain untuk menghadapi musim berikutnya karena kami sudah punya modal tersebut. Sehingga, kekuatan yang ada sekarang mau dijadikan seperti apa pun untuk musim berikutnya, bakal tetap bisa diandalkan,” Yoyo menambahkan.

Ditegaskan Yoyo, di belakang para pemain yang ada saat ini berderet pula pemain yang ingin bergabung dengan tim asuhan Iwan Bastian tersebut. Boleh jadi, sebab Persib Putri memiliki formula atau konsep kepelatihan yang biasa dijalankan oleh tim putranya.

“Kami buat pemain untuk nyaman lebih dahulu. Makanya ketika kami bisa membuat komunikasi antarpemain bagus, yang lain terdorong juga ingin bergabung. Nah, inilah modal kami, baik saat menjadi juara maupun nanti untuk mempertahankan gelar tersebut,” Yoyo mengungkapkan.

Ke depan kata Yoyo, sang Putri Biru, julukan lain Persib Putri, tinggal memilih dan mencari bibit-bibit pemain untuk generasi berikutnya. Saat ini ditegaskannya, usia pemain Persib Putri cukup merata yakni antara 19-25 tahun. Bahkan, ada juga yang masih sangat muda, baru berusia 18 tahun.

Maka itu wajar menurut Yoyo jika Persib Putri memberikan banyak kontribusi untuk Provinsi Jawa Barat (Jabar). “Dalam skuat sepak bola putri Jabar untuk PON 2020 di Papua misalnya, Persib memiliki andil yang cukup besar,” ujar Yoyo.

“Selain dari Persib, ada juga dari PS Tira Persikabo yang juga ada beberapa pemainnya memperkuat tim PON Jabar. Ada sebagian lagi ingin bergabung dengan Persib, namun kita akan lihat karena jangan mengganggu pemain-pemain yang ada nantinya,” Yoyo menuturkan.*Arief NK

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id