news
LIGA 1
Aji Utamakan Pemain Muda, Orientasinya Pemain yang Prima untuk Ajang Internasional
03 January 2020 07:04 WIB
berita
Persebaya Mematenkan Bayu Nugroho dari PSIS - TopSkor/Sri Nugroho
SURABAYA – Aji Santoso, pelatih Persebaya, sedang meremajakan Persebaya. Daftar pemain yang dipertahankan dan rekrutan baru, sama-sama darah muda. Terbaru, Bajol Ijo, julukan Persebaya mendatangkan Arif Satria dari Persela, Bayu Nugroho dari PSIS, dan Ricky Kambuaya dari PS Sleman.

Dari ketiganya, hanya Bayu Nugroho yang terbilang sudah matang, yakni 27 tahun. Adapun Arif dan Ricky sama-sama berusia 23 tahun. Sebelumnya, Aji mempertahankan lima pemain muda yang masih di bawah 25 tahun, Yaitu, Mochamad Supriadi, Abu Rizal, Irfan Jaya, Muhamad Hidayat, dan Hansamu Yama.




Baca Juga :
- Abdul Aziz dan Gian Zola Pernah Punya Peluang Bergabung ke Barito Putera
- Rizky Pora Tantang Pemain Muda Barito Putera Buktikan Kualitas di Liga 1


Beberapa pemain Persebaya U-20 2019, yang menjuarai Elite Pro Academy dipastikan promosi. Mereka itu adalah kiper Ernando Ari Sutaryadi, bek Koko Ari, gelandang Ahmad Zulfikar, dan penyerang Muhamad Kemaluddin. Kabarnya, beberapa nama lainnya juga dipertimbangkan, seperti Rizky Ridho.

Soal pemain asing, pun tak jauh berbeda. Selain striker David da Silva yang telah genap 30 tahun, pemain asing lainnya tak boleh di atas kepala tiga. Karenanya Aryn Williams yang masih 26 tahun, dipertahankan. Kabarnya, dua pemain asing baru Persebaya usianya di atas 25 tahun dan di bawah 28 tahun.


Baca Juga :
- Sudirman Siap Pilih Dua dari Lima Pemain Muda ke Tim Utama Persija
- Kapten Bali United, Fadil Sausu, Wanti-wanti Pemain Muda Jelang Bergulirnya Liga 1 2020


Pemilihan pemain muda memang sudah menjadi ciri khas Aji. Hal tersebut terlihat sejak melatih Persela pada 2017 serta 2018. “Saya memang suka dengan pemain muda. Beberapa pemain muda Persebaya jika sesuai karakter saya bakal tetap dipertahankan," ujarnya kepada TopSkor, kemarin.

Namun, berkaca dari musim-musim sebelumnya, pembelian Aji dalam kompetisi tak ampuh. Buktinya, ia gagal bersama Arema FC dan Persela, sehingga dipecat pada pertengahan musim. Sebab itu, rencana belanjanya kali ini tak boleh mengecewakan, agar hal serupa tak terulang pada pertengahan 2020 ini.

Aji menegaskan, belanja Persebaya pada 2020 juga berorientasi internasional. Karena Persebaya akan tampil dalam ajang ASEAN Club Championship 2019, pemain harus enerjik dan bersemangat pantang menyerah. Menurutnya, slogan muda dan berbahaya sangat cocok dengan karakter Surabaya.

Itu pula alasan mengapa Aji mendatangkan Bayu Nugroho. Menurut pelatih kelahiran Malang tersebut, Bayu punya potensi besar sebagai gelandang serang andal. “Kami butuh kedalaman skuad yang bagus karena banyak kompetisi yang akan dikuti tahun ini. Bayu akan menambah solid lini tengah,” tuturnya.

Sementara itu, Arif Satria mengaku bangga bisa bergabung dengan Persebaya. “Kehormatan bagi saya bisa bergabung ke Persebaya. Klub besar yang diimpikan banyak pemain. Karena itu, saat coach Aji menawari, tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan. Apalagi, coach Aji bisa dibilang yang menemukan saya,” katanya.* Bahrul Marzuki

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.