news
INFOGRAFIS
Arsenal Berburu Kemenangan Pertama, Setan Merah Tak Akan Rela
31 December 2019 09:07 WIB
berita
Arsenal dan Manchester United sama-sama butuh tiga angka/Grafis-TopSkor-Fajri
LONDON – 'Dua Merah' yang mengakar bermusuhan bertemu. Tentu tak ada yang ingin mengalah. Arsenal dan Manchester United sama-sama butuh tiga angka.

Duel panas ini akan digelar di Stadion Emirates, Rabu (1/1). The Gunners memburu kemenangan pertama dibawah racikan pelatih anyar Mikel Arteta. Sedangkan Setan Merah yang dipoles Jose Mourinho ingin melanjutkan tren positif.




Baca Juga :
- Bek Arsenal Ini Tak Yakin dengan Masa Depannya
- Kabar Baik, Arteta Pulih dari Serangan Virus Corona, Begini Pengalamannya


Arsenal belum merasakan kemenangan dalam dua laga awal sejak diasuh Arteta. Mereka seri 1-1 versus AFC Bournemouth pada 26 Desember dan takluk 1-2 dari Chelsea FC, akhir pekan lalu. Sementara MU menang atas 4-1 atas Newcastle United FC dan menanduk Burnley FC 2-0.

Bukan hanya tiga poin yang dipertaruhkan kedua klub, tetapi juga gengsi. Pertemuan Arsenal dengan MU adalah salah satu partai klasik di Liga Primer. Meskipun dalam beberapa musim terakhir, mereka sama-sama bermasalah dengan konsistensi. Ini yang membuat The Gunners maupun Setan Merah kesulitan menembus empat besar.


Baca Juga :
- Calon Pemain Baru Barca Ini Ingin Sampaikan Sesuatu untuk Messi saat Gabung, Agak Aneh Sih
- Neymar Berikan Respon Kocak Terkait Unggahan Marcus Rashford di Instagram


Musim ini peluang untuk itu masih terbuka. MU kini berada di peringkat kelima dan cuma tertinggal empat angka dari Chelsea FC yang memempati posisi keempat. Situasi Arsenal memang jauh lebih sulit. Mereka terpuruk di urutan 12 klasemen. Namun mengejar gap 11 poin dari The Blues masih mungkin diwujudkan.
   
Syaratnya, tentu saja mereka perlu tampil lebih konsisten. Bersama Arteta, performa The Gunners terus berprogres. Bahkan, Frank Lampard mengakui bahwa taktik Arsenal lebih baik dibandingkan Chelsea dalam duel akhir pekan lalu. pelatih The Blues itu merasa timnya bisa menang berkat perubahan mentalitas pemain di babak kedua. 

“Saya percaya Arteta adalah pelatih top dan punya kapabilitas. Dia mempersiapkan timnya secara detail. Saya bisa katakan itu karena dia berhasil membuat timnya mengontrol laga dan memaksa kami menumpuk pemain di belakang. Secara taktik, Arsenal lebih baik dan cepat,” kata Lampard seusai laga.

Martin Keown pun menilai performa Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan sejak dilatih Arteta menjanjikan. Meski belum mampu meraih kemenangan, mantan bek tengah The Gunners tersebut melihat kinerja para pemain meningkat dan organisasi permainan juga menjadi lebih baik.

Satu permasalahan mereka adalah fokus. Arsenal, khususnya di sektor pertahanan, kehilangan konsentrasi jelang akhir laga saat melawan Chelsea dan berujung dua kali kebobolan. Menghadapi MU, Areta perlu mencari solusi untuk masalah ini. Seperti The Blues, Setan Merah memiliki lini serangan berbahaya yang dimotori Marcus Rashford.

Ia dipastikan bakal menjadi ancaman terbesar Arsenal. Musim ini, penyerang 22 tahun itu tampil luar biasa. Rashford adalah top scorer Setan Merah pada 2019/20. Ia telah membukukan 12 gol dalam 20 penampilan di Liga Primer. The Gunners pun memiliki mesin gol yang bisa diandalkan dalam diri Aubameyang. 

Pemain asal Gabon tersebut telah mengoleksi 13 gol untuk klubnya di liga domestik, termasuk sepasang torehannya sejak Arsenal ditangani Arteta. Aubameyang tentunya akan kembali jadi tumpuan sang pelatih anyar untuk bisa meraih tiga poin pertamanya. Ia dan Rashford diprediksi akan menjadi pembeda di Emirates nanti.*I Gede Ardy Estrada dari berbagai sumber
    

 

news
Penulis
Suryansyah
news
news