news
UMUM
Bermain Siang Hari, SSB Raga Putra Menoreh Tersisih
29 December 2019 14:58 WIB
berita
SLEMAN - Bertanding di bawah terik matahari tentu menguras energi.  Butuh stamina prima dan tenaga lebih.  Faktor itu tak dikuasai sulit untuk bisa bermain dengan determinasi tinggi. 

"Kita yang nonton saja berkeringat karena sengatan matahari,  apalagi mereka yang bermain, " celetuk Ari,  salah seorang penonton di tribun pertandingan. 




Baca Juga :
- SBAI Soeratin Persija Barat U-15 Sapu 3 Kemenangan
- Sumatera Utara Lolos ke Final Piala Soeratin U-15 2017


SSB Raga Putra Menoreh U-15 pun akhirnya tersisih di penyisihan Piala Soeratin U-15 zona Yogyakarta.  Menghadapi PSS Sleman U-15 di Stadion Tridadi,  Minggu (29/12), SSB Raga Putra Menoreh tampak kehabisan tenaga.  

Ahmad Athallah Araihan dan kawan-kawan tak bisa mengembangkan permainan dengan baik.  Kick-off pertandingan pukul 11.00 membuat mereka harus melawan teriknya sengatan matahari. 


Baca Juga :
- Langkah Persiter ke Final Piala Soeratin U-17 Munculkan 2 Gugatan
- Bhayangkara FC Yakin Lolos ke Semifinal Piala Soeratin U-15


Alih-alih wajib menang dengan skor minimal dua gol untuk keluar sebagai runner-up group,  SSB Raga Putra Menoreh malah menyerah 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Elvateeh Varesia Akhada menit 55.

Ini kali kedua PSS Sleman U-15 memetik kemenangan dengan skor yang sama atas SSB Raga Putra Menoreh. 

Tapi manajer time Hara Laguna tak ingin menjadikan panasnya suhu udara bermain di siang hari sebagai alasan kekalahan.  Dia mengakui SSB Sleman U-15 bermain lebih baik. 

"Persiapan tim dalam mengikuti turnamen sangat mempengaruhi, karena baru dibentuk 2 minggu sebelum turnamen, " kata Hara Laguna. 

Hasil tersebut membuat SSB Raga Putra Menoreh berada di tempat ketiga dengan raihan 7poin.  

Sedangkan SSB Sleman U-15 berhak mendampingi juara Grup 1 SSB Protaba U-15 ke babak semifinal. 

Sedangan di Grup 2, keluar sebagai juara PSIM U-15 dan runner-up milik SSB Batu Retno. *

news
Penulis
Suryansyah
news
news