news
LIGA INGGRIS
Wolves Berpotensi Jadi Sandungan bagi Man. City dan Liverpool
27 December 2019 09:05 WIB
berita
Pelatih Wolverhampton Nuno Espirito Santo/Istimewa
WOLVERHAMPTON – Jadwal Boxing Day Wolverhampton Wanderers FC mungkin jadi yang paling berat dibandingkan tim-tim lain di Liga Primer 2019/20. Bayangkan, dalam rentang empat hari selepas Natal, mereka mesti bertemu Manchester City FC, Jumat (27/12), dan Liverpool FC, Minggu (29/12). Pelatih Wolves Nuno Espirito Santo harus putar otak mencari taktik menghadapi dua tim terbaik Inggris tersebut.

Ia menegaskan bahwa Raul Jimenez dan kawan-kawan telah siap untuk itu. Namun pria asal Portugal tersebut juga mengakui bahwa melawan Man. City dan Liverpool dengan jeda dua hari akan menjadi tantangan yang berat bagi timnya. Meskipun Wolves memiliki rapor impresif, hanya menelan satu kekalahan sejak 22 September atau dalam 13 laga terakhir liga domestik musim ini.  




Baca Juga :
- Mohamed Salah Dinilai Terlalu “Serakah”, tapi Jurgen Klopp Suka Itu
- Siaran Langsung Liga Primer Mola TV: Chelsea vs Liverpool Malam Ini Pukul 22.30 WIB


“Kami harus mencoba semaksimal mungkin dan selalu siap menghadapi tim mana pun,” kata Santo. “Ini akan menjadi periode yang sangat sulit karena jadwalnya yang sangat absurd. Namun semua tim mengalaminya dan kami harus bertahan dan melaluinya.”

Untuk bisa melalui dua laga krusial pekan ini dengan maksimal, Wolves tentu butuh rencana matang. Sepanjang musim ini, Santo mengandalkan skema tiga bek tengah, 3-5-2 atau 3-4-3. Selama pertandingan, pola tersebut bisa berubah menjadi 5-4-1 ketika bertahan. Kemungkinan besar, sang pelatih akan tetap mengandalkan taktik itu untuk menghadapi Man. City dan Liverpool.  


Baca Juga :
- Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Minggu 20 September
- Mengejutkan! Pemain Anyar Liverpool Ini Mengaku Lebih Suka Everton


Hal yang perlu dilakukan Santo selanjutnya adalah mengubah kebiasaannya musim ini. Seperti diketahui, juru taktik 45 tahun ini cenderung jarang mengutak-atik susunan starternya. Jika pun harus melakukan perubahan, itu karena ada yang cedera atau absen akibat akumulasi kartu. Dari lebih dari 30 anggota skuat Wolves, hanya 11 pemain yang telah tampil minimal 14 kali sepanjang Liga Primer musim ini.   

Santo sadar memaksakan daftar starter yang sama untuk menghadapi Man. City serta Liverpool bisa jadi blunder. Dalam empat laga terakhir di liga, ia selalu menurunkan 11 nama yang sama sejak menit awal. Wolves memang butuh komposisi terbaiknya, tetapi faktor kelelahan dan psikologis pemain juga perlu menjadi pertimbangan. Ini akan menghadirkan dilema bagi mantan pelatih FC Porto itu.

Terlepas dari itu, Wolves punya rapor impresif menghadapi enam tim elite (The Big Six) Liga Primer sejak diasuh Santo. Dalam 17 laga di divisi utama, mereka meraih lima kemenangan, termasuk atas Man. City. Wolverhampton membungkam The Citizens, 2-0, di Etihad lewat sepasang gol Adama Traore pada awal Oktober lalu. Hanya Liverpool yang belum mampu mereka kalahkan.

Traore sendiri bisa jadi senjata Wolves mengejutkan Man. City dan The Reds. Winger 23 tahun ini punya kecepatan, kekuatan, dan kemampuan dribel fantastis. Kombinasi itu membuatnya berpotensi menghadirkan ancaman serius bagi lawan. Menghadapi klub yang dominan dalam penguasaan bola dan agresif menekan seperti Man. City dan Liverpool adalah panggung perfek untuk Traore.

The Citizens telah merasakannya. Kekalahan mereka dari Wolverhampton dua bulan lalu terjadi lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan dengan sempurna oleh Traore. Josep “Pep” Guardiola pun mengakui Wolves adalah salah satu tim yang paling sulit ditaklukkan di Liga Primer. Pelatih Man. City tidak membual. Buktinya, musim ini, hingga pekan ke-18, pasukan Santo baru kalah tiga kali.

“Laga melawan Wolves tak pernah mudah. Nuno (Santo) telah melakukan pekerjaan fantastis dengan timnya. Mereka punya kualitas, sangat solid dan terorganisasi dalam bertahan serta sangat cepat dan efektif saat menyerang,” kata Guardiola.***  

Rapor Wolves vs The Big Six di Liga Primer
(Sejak Dilatih Nuno Espirito Santo)
Total pertemuan: 17
Menang: 5
Seri: 6
Kalah: 6
Gol: 23
Kebobolan: 27
Poin diraih: 21

 

      

      

  

     

 

I
Penulis
I Gede Ardy E