news
LIGA 1
Persija Butuh Empat Bek Lagi, Nama-nama Calonnya sedang Dinegoisasi
26 December 2019 10:55 WIB
berita
Persija berpeluang memermanenkan Fachruddin Aryanto - TopSkor/Ady Sesotya
JAKARTA – Musim ini, Persija kebobolan 42 kali. Ini jumlah terburuk ketiga dalam satu dekade terakhir. Adapun jumlah kebobolan terbanyak dalam semusim tercipta pada 2013, yakni 45 kali. Karenanya, untuk 2020, salah satu prioritas utama Macan Kemayoran adalah mendatangkan bek-bek tangguh.

Saat ini, Persija baru memiliki empat bek, yakni Ismed Sofyan, Rezaldi Hehanussa, Tony Sucipto, Ryuji Utomo. Artinya, juara Liga 1 2018 ini masih butuh empat bek lagi. Rinciannya, dua tiga bek tengah dan satu bek sayap. Yang pasti, slot bek sayap kiri telah penuh, sebab Rezaldi dan Tony sama-sama menjanjikan kualitas.




Baca Juga :
- Bantu Penanganan Corona, Persija Lelang Jersi dan Sepatu Pemain
- Bek Persija Ini Menikah di Tengah Wabah Corona, Warganet pun Bertanya-tanya


Faktanya, Persija belum memperpanjang kontrak Alexander “Xandao” Reame, Maman Abdurrahman, dan Fachrudin Aryanto. Nama terakhir tak mendapat perpanjangan kontrak karena merupakan pemain pinjaman dari Madura United. Sejatinya, kontrak bek berusia 30 tahun itu kedaluarsa pada Desember ini.

Artinya, Persija berkesempatan meregulerkannya. Walau performanya tak segarang sebelumnya, masa keemasan eks pemain PS Sleman (PSS) itu belum habis. Hal sebaliknya bagi Maman. Pria 37 tahun itu kian jarang dipercaya. Walau belum benar-benar habis, ketangguhan Maman mulai menurun tajam.


Baca Juga :
- Analisis Liga 1: Bek Asing Bukan Jaminan
- Bakal Tepar! Liga Primer Mau Dilanjut tapi Jadwalnya Dipadatkan, Main Tiga Hari Sekali


Sedangkan kualitas Xandau tak terlalu memuaskan. Meski mengoleksi tiga gol dari 19 penampilan, pria Brasil berusia 31 tahun ini terlalu mudah dikibuli striker lawan. Buktinya, Persija kebobolan 25 kali saat Xandao tampil. CEO Persija Ferry Pualus pun telah mengindikasikan hal tersebut.

“Sisi pertahanan memang jadi perhatian kami,” katanya, beberapa waktu lalu. FP, sapaan akrab Ferry Paulus, mengaku sedang menjalin komunikasi dengan sejumlah nama. Sayangnya FP enggan membeberkan nama-nama bek yang sedang dikontak. “Tunggu saja nanti pada 2020,” katanya.  

Kabar beredar, Persija meminati bek tengah Tira Persikabo Andy Setyo, bek kanan PSS Bagus Nirwanto, juga bek sayap Persik Alekvan Djin. Hanya saja, ketiganya bakal sulit didatangkan. Status Andy sebagai anggota TNI tak bakal membelot dari Tira, Bagus merupakan kapten PSS, dan Alekvan jadi prioritas Persik.

Soal rumor kembalinya Jaimerson da silva Xavier, juga kecil. Bila menilik kebijakan belanja Persija pada musim-musim sebelumnya, sangat jarang terjadi pemain yang telah dilepas didatangkan kembali, kecuali statusnya spesial. Ditambah, pemain tersebut tak mengajukan harga terlalu tinggi.

Kabar lainnya, manajemen Persija meminta tolong kepada Edson Tavares untuk mencarikan bek tangguh asal Brasil yang belum pernah merumput di Indonesia. Bila hal ini benar, artinya kontrak pria 63 tahun tersebut diperpanjang. Faktanya, hingga kini status Tavares belum dipatenkan.

Negoisasi Harga

Sementara itu, status Rohit Chan Takuri masih mengambang. Pihak Persija sejatinya telah menawarkan perpanjangan kontrak. Namun, Rohit belum memberikan jawaban. Kabar berembus, nilai yang ditawarkan Persija tidak sesuai keinginan. Adapun yang melakukan negoisasi adalah sang agen, Ratna Mustika.

Musim ini Rohit tampil 31 kali, mengoleksi dua gol dan satu assist. Meski statistik ini tak sebaik musim sebelumnya, tetapi perannya masih vital. Jumlah penampilan Rohit hanya kalah dari Tony (33 laga), Riko Simanjuntak (32), dan Marko Simic (32). Adapun opsi mendatangkan pemain Asia lainnya belum dipikirkan.***

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news