news
LIGA 1
Lawan Kalteng Jadi Momentum Pembuktian Pemain Persija yang Rawan Dicoret
21 December 2019 06:40 WIB
berita
Penyerang sayap Persija Heri Susanto siap membuktikan diri saat jumpa Kalteng Putra - TopSkor/Ady Sesotya
PALANGKA RAYA – Musim ini, sudah banyak rentetan hasil minor yang didapat Persija. Dampaknya, menembus papan atas pun hanya tinggal mimpi. Namun, masih ada satu pertandingan yang bisa digapai, yakni pertandingan pekan  ke-34 menghadapi Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Sabtu (21/12).

Setidaknya, kemenangan atas Kalteng bisa menghindarkan Macan Kemayoran, julukan Persija, dari torehan terburuk sepanjang masa: hanya sekali menang tandang dalam semusim. Bonusnya, posisi 10 besar bisa digapai, asal pada pertandingan lainnya PS Makassar, PSIS, dan Tira Persikabo gagal mendulang poin penuh.




Baca Juga :
- The Jakmania Siap Patuhi Aturan, tapi Peraturannya Harus Jelas soal Penonton Nekat
- Mengingat Kembali Momen Kelam di GBLA ketika Persib Mengalahkan Persija, Pelajaran untuk Semua


Pelatih Persija Edson Tavares, kebetulan menyertakan banyak pemain muda dan mereka yang tidak banyak mendapat menit bermain sepanjang musim ini. Karenanya pertandingan ini bisa menjadi pembuktian terakhir pemain bahwa dirinya pantas mendapat kontrak baru dari manajemen.

Pemain-pemain pelapis yang dibawa dalam lawatan ini adalah Taufik Hidayat, Adrianus Dwiki, Resky Fandi, Farri Agri, Fitra Ridwan, dan kiper ketiga Adixi Lenzivio. Kabar buruknya, Persija dipastikan tanpa Marko Simic. Striker asal Kroasia itu mengalami kelelahan dan harus ditinggal di Jakarta.


Baca Juga :
- Trophies, Soweto Blues, dan Djadja, Lagu Wajib Marc Klok jelang Bertarung di Lapangan
- Mantan Penyerang Persija bakal Bergabung dengan PSHW


Kiper utama sekaligus kapten Persija Andritany Ardhiyasa juga tak dibawa ke Kalimantan Tengah. “Setiap pelatih di dunia pastinya ingin memenangkan setiap laga. Besok (hari ini) kami akan melakukan sejumlah perubahan untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain,” kata Tavares.

Namun begitu, Persija akan tetap tampil ngotot. Pasalnya, laga ini kemungkinan menjadi pemungkas bagi Tavares bersama Persija. Selepas laga ini manajemen akan melakukan rapat evaluasi, sekaligus memutuskan nasib pelatih 63 tahun itu, sebelum dirinya diperkenankan pulang ke Brasil.

“Ini adalah laga terakhir di musim ini. Kalteng sudah dipastikan degradasi, sementara kami selamat. Kami berharap laga besok (hari ini) bisa berjalan dengan baik dan kami bisa mengakhiri musim dengan indah dan bangga. Kami tak ingin mengecewakan The Jakmania,” Tavares menambahkan.

Sementara itu, Kalteng tak ingin dipermalukan. Walau sudah tak berpengaruh, posisi juru kunci sangat dihindari. Menurut pelatih Kalteng Putra Gomes de Oliveira, pemain harus menunjukkan kelas mereka sebagai pemain profesional. Laga kandang haruslah bermakna spesial, sehingga harus diperjuangkan habis-habisan.

“Saya tidak bisa menjaminan kami akan menang, tapi kami harus berikan kemampuan semaksimal mungkin. Kami terdegradasi, tapi saya tidak kecewa karena pemain selalu tampil fight,” kata Gomes, sambil mengabarkan bahwa Rafael Bonfim, Gede Sukadana, Yohanes Pahabol, dan Reki Rahayu akan absen.*** Furqon Al Fauzi 

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.