news
LIGA 1
Persebaya Protes Laga Akhir Liga 1 2019 Tidak Berlangsung Berbarengan
20 December 2019 11:35 WIB
berita
Bek muda Persebaya Rachmat Irianto - TopSkor/Ady Sesotya
SURABAYA – Aji Santoso, pelatih Persebaya, menggaungkan nirnoda dalam kariernya bersama Persebaya pada musim ini. Faktanya, dari delapan pertandingan yang telah dilakoni sejak menggantikan Wolfgang Pikal, enam kemenangan diraih dan dua lainnya berakhir dengan hasil imbang.

Bila nirkalah, bukan tak mungkin kontrak baru akan disodorkan. Hal inilah yang dipertaruhkan Aji dalam laga menjamu Perseru Badak Lampung FC, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (21/2) nanti. Aji ingin Bajol Ijo, mengakhiri kompetisi musim ini dengan happy ending atau akhir yang manis.




Baca Juga :
- Wander Luiz Jadi Pemain Terbaik Liga 1 Bulan Maret Versi Mobil
- Barito Putera Terpaksa Revisi Kontrak Pemain


Kemenangan dalam laga kandang terakhir ini semakin penting, sebab Persebaya berpeluang menjadi runner-up kompetisi. Itu akan terwujud bila pertandingan Borneo FC melawan Persipura berakhir dengan skor imbang. Karena tak ingin bergantung dari laga tersebut, Aji ingin timnya tampil maksimal.

Mantan pelatih PSIM Yogyakarta itu bahkan menampik bahwa dirinya akan menampilan pemain pelapis. Aji memastikan, starter yang dipilih nantinya adalah pemain-pemain siap dan akan tampil maksimal. Kemenangan di Surabaya bagi Aji sangat penting, terlepas itu berpengaruh atau tidak.


Baca Juga :
- Patahkan Mitos Sial, Justru Angka 13 Jadi Berkah Bagi Bek Bali United Ini
- Persija Jakarta Kembali Perpanjang Waktu Libur


“Karena pertandingan terakhir, mudah-mudahan kami bisa happy ending. Ini pertandingan tidak mudah, karena lawan kami akan tampil lepas. Terpenting bagi pemain adalah bagaimana pemain respect pada lawan. Apa itu? Ya harus serius tidak boleh menganggap remeh lawan,” ucap Aji.

Hanya saja Aji cukup menyayangkan perihal jadwal pertandingan akhir musim ini yang tidak berlangsung serempak. “Seharunya kami main tanggal 22, malah dimajukan tanggal 21. Ini cukup disayangkan. Kalau kami menanyakan alasan apa Persebaya dimajukan, jawabannya harus jelas," kata pria asal Malang ini.

Menurut pelatih berusia 49 tahun ini, hingga saat ini timnya belum mendapat jawaban setelah berkirim surat secara resmi ke operatir kompetisi. “Karena kami, baik Persebaya, Persipura, Borneo, masih mempunyai kans untuk di posisi dua. Akan lebih fair dan bijaksana pertandingan itu sama-sama,” ia menambahkan.

Untuk persiapan pertandingan melawan Kalteng Putra, Persebaya sudah kembali belatih di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (19/12). Hanya saja, materi yang diberikan cukup ringan. Aji memberi materi pemulihan kondisi, setelah Selasa (17/12) lalu menaklukkan Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Sementara itu, bek muda Persebaya Rachmat Irianto, menilai Aji Santoso sebagai pelatih yang mengerti dengan kejiwaan Persebaya. Irianto optimistis Aji akan membawa dampak positif. “Jujur saya kaget saat awal mengikuti latihan di bawah arahan coach Aji. Saya katakan ini mirip Barcelona," ujar Rian.* Bahrul Marzuki

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news