news
LIGA 1
Setelah Simic, Persija Bakal Kontrak Pemain-pemain Bintang
20 December 2019 10:20 WIB
berita
Fitra ridwan terancam tak mendapat perpanjangan kontrak - TopSkor/Ady Sesotya
JAKARTA – Persija mulai bergerak membangun kerangka tim untuk Liga 1 2020. Kesalahan seperti musim lalu, atau jatuh di lubang yang sama, tak boleh terulang kembali. Lambatnya dalam pegerakan bursa transfer, membuat Persija kesulitan mendapatkan pemain idaman.

Hasilnya, sejumlah pemain yang didatangkan, rata-rata tak memenuhi ekspektasi. Komposisi pemain asing bahkan smpai gonta-ganti. Langkah pertama yang dimabil adalah dengan Marko Simic. Striker asal Kroasia itu akhirnya menandatangani perpanjangan kontrak pada Rabu (18/12) malam, di kantor Persija.




Baca Juga :
- Penyerang Timnas U-19 Braif Fatari Ceritakan Peran Penting sang Ayah dalam Karier Sepak Bolanya
- Sergio Ramos dan Real Madrid Belum Deal Soal Kontrak Baru


Simic akan berseragam Macan Kemayoran, julukan Persija, hingga tiga tahun ke depan. Artinya, calon praih sepatu emas Liga 1 2019 ini bakal lima musim berada di ibu kota, sejak didatangkan pada 2018. Ini sekaligus mengakhiri rumor yang ramai mengatakan bahwa striker 31 tahun tersebut akan hijrah.

Gelontoran 28 gol dari 33 pertandingan, dinilai manajemen Persija sudah melampaui target yang diberikan pada musim sebelumnya, yakni 20 gol dalam semusim. “Prosesnya sudah lama, ya memang tinggal diumumkan saja. Simic salah satu striker yang terbaik, masa tidak dipertahankan," kata Ferry Paulus, CEO Persija.


Baca Juga :
- Cerita Widodo C Putro yang Rela Jadi Cadangan Abadi Persija Demi Orbitkan Trio BBG pada 2001
- Gol Rezaldi Hehanussa Unggul Telak Pada Bracket Challenge Piala AFC


Bila satu slot pemain asing sudah diisi, tiga posisi lainnya masih tanda tanya. Namun, Rohit Chand Takuri kemungkinan besar dipertahankan. Statusnya sebagai pemain terbaik liga pada 2018 dan performa stabilnya pada musim ini, mencari pemain asing asal Asia lainnya sepertinya bukan pilihan bijak.

Adapun posisi bek Alexandre “Xandao” Reame dan gelandang Joan Tomas Campasol hampir dipastikan dibuang. Kinerja keduanya, yang merupakan rekomendasi pelatih Persija sebelumnya Julio Banuelos Saez, sama sekali tak menonjol. Bahkan ekspektasi akan keandalan Xandao sangat timpang.

Sektor pertahanan Persija mudah dibobol.  Setengah (22 gol) lebih gol yang bersarang ke gawang Persija terjadi saat Xandao berduet dengan pemain pinjaman dari Madura United Fachruddin Aryanto. Sedangkan, satu-satunya kesan yang diciptakan Joan Tomas hanyalah gol kemenangan saat pesta ulang tahun, 28 November lalu.

Untuk pemain lokal, Persija tampaknya akan cuci gudang. Beberapa pemain yang minim menit bermain, kemungkinan dilepas. Beberapa nama yang masuk ke dalam daftar rawan adalah Dany Saputra dan Fitra Ridwan. Melihat performa yang inkonsisten, Persija bakal berpikir ulang untuk memperpanjang kontrak.

“Kalau pemain lokal yang jelas kategorinya bintang, idola The Jak yang dipertahankan. Misal Riko (Simanjuntak) itu pasti. Kami akan kontrak dengan jangka panjang,” FP, sapaan Ferry Paulus, menjelaskan. Namun, hal semacam ini belum bisa menjadi acuan jika belum ada hitam di atas putih, seperti yang didapat Simic.

Apalagi, pria asal Medan jadi buruan sejumlah tim. Bahkan, beberapa klub luar negeri tertarik dengan anak Pematang Siantar, Sumatera Utara tersebut. Rumornya, tim asal Thailand dan Malaysia berminat meminang Riko dengan kontrak fantastis, mengingat ia akan berstatus bebas transfer pada akdir Desember ini.

Sementara itu, kans Edson Tavares melanjutkan masa tugasnya bersama Persja terbilang kecil. Itu karena Tavares gagal menembus posisi 10 besar. Untuk mencapai target itu, Persija harus meraih kemenangan atas Kalteng Putra, dan saat bersamaan PS Makassar, PSIS, dan Tira Persikabo gagal mendulang poin tiga.*** Furqon Al Fauzi 

news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.