news
LIGA INGGRIS
Everton Akan Resmikan Penunjukkan Ancelotti Pekan Ini
18 December 2019 13:45 WIB
berita
Pelatih Carlo Ancelotti dikabarkan telah sepakat untuk menangani Everton./AFP
LIVERPOOL – Everton FC telah sepakat dengan eks juru taktik FC Bayern Muenchen, Real Madrid CF, Paris Saint Germain FC (PSG), dan Chelsea FC, Carlo Ancelotti. The Toffees menginginkannya menjadi pelatih baru mereka. Menurut laporan Sky Sports, penunjukkan Ancelotti akan diresmikan pekan ini, sebelum lawan Leicester City FC di perempat final Piala Liga Inggris (Carabao Cup), Rabu (18/12), atau sesudahnya.

Ancelotti, yang telah memenangi trofi bersama Juventus FC, AC Milan, Chelsea, PSG, Madrid, serta Muenchen, itu akan mengambil alih tugas kepelatihan di Goodison Park pekan ini. Tetapi caretaker (pelatih interim) Duncan Ferguson akan tetap ditugaskan untuk mendampingi Dominic Calvert-Lewin dan kawan-kawan saat menjamu Leicester di kandang mereka.




Baca Juga :
- Klopp Curhat soal Penyebab Kegagalan The Reds di Liga Champions, Katanya Efek Kekhawatiran Virus Corona
- Piala FA dan Piala Liga Inggris 2020/21 Mungkin Tidak Digelar


Sementara itu, pihak klub telah merilis pernyataan pada Senin (16/12) malam yang menyatakan mereka telah bertemu dengan sejumlah kandidat terkait lowongan pelatih, tetapi tidak ada tawaran kontrak yang telah dibuat sebelum akhirnya memilih Ancelotti. Yang menarik, Jamie Carragher menilai suporter Everton akan sangat gembira dengan potensi kedatangan Don Carlo, julukan pelatih asal Italia itu, ke Goodison Park.

“Saya harus angkat topi jika Everton melakukan ini,” kata mantan bek Liverpool FC itu. “Jujur, saya terkejut Ancelotti bersedia mengambil tawaran Everton mengingat posisi mereka di liga saat ini. Dan, bagi Everton bisa mendapatkan pelatih sekelas Ancelotti akan menjadi keajaiban yang sulit dipercaya. Tentu akan sangat bagus bagi mereka.”


Baca Juga :
- Dua Pemain Ini Diprediksi Masuk Kloter Pertama Hall of Fame Liga Primer
- Liga Primer Akan Luncurkan Hall of Fame Pada Maret Mendatang


Ancelotti, yang dipecat oleh SSC Napoli pekan lalu, muncul sebagai target utama pemegang saham mayoritas Everton, Farhad Moshiri dan ketua klub Bill Kenwright setelah memecat Marco Silva pada 5 Desember. Kapasitas pria 60 tahun tersebut telah terbukti. Ia telah meraih gelar Liga Primer, Piala FA, dan Community Shield bersama Chelsea (2009-2011), dan memenangi trofi di empat liga top Eropa lainnya.

Dia telah sukses mengangkat 15 gelar utama (mayor) sepanjang karier kepelatihannya, termasuk tiga gelar Liga Champions. Tetapi meskipun rekam jejak Ancelotti sangat impresif, Carragher memiliki kekhawatiran soal apakah sang pelatih bakal cocok untuk menjalani perannya di Goodison Park. Bahwa ia tidak yakin Ancelotti adalah orang yang dibutuhkan Everton saat ini.

“Saat Moshiri datang, pelatih pertama yang ditunjuknya adalah Ronald Koeman karena menginginkan seorang pelatih top seperti Liverpool FC bersama Juergen Klopp, Manchester City FC dengan Josep Guardiola, serta Jose Mourinho di Manchester United,” kata Carragher mencoba menganalisa cara berpikir bos Everton tersebut.

Ia melanjutkan, “Moshiri ingin mengembalikan Everton ke level tertinggi. Tak masalah Everton mengejar Ancelotti. Tetapi saya tidak bisa mengubah pandangan bahwa tak peduli sukses Ancelotti di masa lalu, faktanya dia tidak pernah benar-benar menghadapi situasi seperti ini.”

Yang menarik, Ferguson yang nantinya tetap masuk dalam staf kepelatihan Ancelotti, dianggap telah menorehkan sejarah. Sky Sports menyebut “Big Duncan” menghadirkan cetak biru untuk masa depan tim. Bahwa The Toffees butuh pelatih yang filosofinya sejalan dengan etos, sejarah, dan tradisi klub. Sepak bola menyerang yang intens, itu yang diinginkan oleh fan Everton.

Keputusan Ferguson melakukan pergantian taktik ke formasi 4-4-2 terbukti sukses. Dengan pola itu mereka mengalahkan Chelsea, 3-1, dan menahan MU, 1-1, di Liga Primer. Kabar buruknya persiapan Everton di Piala Liga dibayangi masalah. Morgan Schneiderlin dan Theo Walcott mungkin absen melawan The Foxes akibat cedera betis. Sementara itu, Djibril Sidibe dan Gyfli Sigurdsson sakit.***NURUL IKA HIDAYATI

RAPOR KEPELATIHAN CARLO ANCELOTTI DI LUAR ITALIA

Bayern Muenchen (2016-2017)
Total Laga: 60
M/S/K: 43/8/9
Gol/Kebobolan: 161/54
Persentase menang: 71,6%
Trofi: 3 (Bundesliga 2016/17, Piala Super Jerman 2016, 2017)

Real Madrid (2013-2015)
Total Laga: 119
M/S/K: 89/14/16
Gol/Kebobolan: 322/103
Persentase menang: 74,7%
Trofi: 4 (Piala Raja 2013/14, Liga Champions 2013/14, Piala Super Eropa 2014, Piala Dunia Klub 2014)

Paris Saint Germain (2012-2013)
Total Laga: 77
M/S/K: 49/17/11
Gol/Kebobolan: 156/72
Persentase menang: 63,6%
Trofi: 1 (Ligue 1 2012/13)

Chelsea (2009-2011)
Total Laga: 109
M/S/K: 68/17/14
Gol/Kebobolan: 250/102
Persentase menang: 62,3%
Trofi: 3 (Liga Primer 2009/10, Piala FA 2009/10, Community Shield 2009)

Keterangan: M=Menang, S=Seri, K=Kalah.

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news