news
LIGA INGGRIS
Meski Catat Delapan Kemenangan Beruntun, Leicester Tidak Anggap Enteng Norwich
14 December 2019 13:30 WIB
berita
Pelatih Leicester City menegaskan tidak akan menjual James Maddison pada bursa transfer musim dingin nanti.
LEICESTER – Pelatih Leicester City FC, Brendan Rodgers, mengingatkan skuatnya untuk tidak larut dalam euforia. Itu terjadi jelang pekan ke 16 Liga Primer dengan menjamu Norwich City FC di King Power, Sabtu (14/12). Maklum, Leicester dalam grafik positif berkat kemenangan beruntun dalam delapan laga terakhir Liga Primer hingga menduduki peringkat kedua klasemen.

Di sisi lain, Norwich masih terbenam di peringkat 19 klasemen sementara. Meski begitu, Rodgers menilai, tim tamu bisa menyulitkan. Pelatih asal Irlandia Utara ini bahkan sangat respek dengan Norwich dan enggan bicara terkait target sembilan kemenangan beruntun di Liga Primer.




Baca Juga :
- Solskjaer Frustrasi! Jesse Lingard Akan Ditukar dengan Pemain Leicester Ini
- Merujuk Statistik, Kejutan Muncul dalam Tim Terbaik Liga Primer Dekade Ini




“Norwich memang berada di bawah klasemen. Namun, mereka telah menunjukkan keinginan untuk menang. Jadi, kami harus mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan yang sulit,” kata Rodgers.

Dalam kesempatan itu, pria 46 tahun ini juga menegaskan tidak bakal melepas andalannya di bursa transfer Januari mendatang. Terutama, James Maddison yang dikaitkan dengan beberapa klub elite. Kebetulan, gelandang serang 23 tahun ini tidak asing dengan Norwich. Sebab, Maddison sempat memperkuat klub berjulukan The Canaries pada 2016 hingga 2018.


Baca Juga :
- Ada 4 Pertandingan, Begini Hasil Lengkap Pertandingan Liga Primer Sabtu (28/12) Malam
- Tahun Penuh Gelar bagi Salah


“Tidak ada pemain yang akan pergi pada Januari ini. Sangat jelas, kami ingin skuat yang solid. Saat ini, kami punya tim yang sangat bergairah dalam berkembang. Jadi, kami ingin memastikan skuat yang ada untuk bertahan,” ujar Rodgers.

Maddison didatangkan dari Norwich pada 20 Juni 2018 dengan mahar 20 juta paun atau sekitar Rp373 miliar berdasarkan kurs saat itu. Saat ini, harganya diprediksi mencapai 60 juta paun.

“Maddison merupakan pemain muda yang cedas dengan masa depan cerah. Dia memiliki kualitas yang bagus di Norwich saat itu. Hanya, klub itu butuh uang hingga menjualnya kepada kami. Maddison kian berkembang di sini,” tutur Rdogers.

Selain Maddison, ada Jamie Vardy yang bakal jadi sorotan. Bisa dipahami mengingat dia sedang memuncaki daftar top scorer sementara berkat 16 gol. Vardy mengincar gol ke-100 di Liga Primer bersama Leicester sejak 2016 silam. Saat ini, dia sudah mengemas 96 gol. Alias, tinggal empat gol lagi untuk menggenapi rekor tersebut.

Sepanjang kariernya, Vardy sudah dua kali mengemas hattrick. Termasuk, musim ini ke gawang Southampton FC saat menang 9-0 pada 25 Oktober lalu. Dengan 16 gol dari 16 laga musim ini, misi Vardy untuk meraih top scorer pun kian besar. Pencapaian terbaiknya pada 2015/16 dengan 24 gol yang di bawah striker Tottenham Hotspur FC, Harry Kane, 25 gol.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news