news
LIGA EUROPA
Inggris Raya Menguasai Eropa
14 December 2019 13:10 WIB
berita
Striker muda Mason Greenwood, 18 tahun, bermain impresif lewat dua golnya saat Man. United menghantam AZ Alkmaar, 4-0, pada laga terakhir fase grup Liga Europa di Old Trafford, Kamis (12/12).
MANCHESTER - Fase penyisihan grup dua kompetisi Eropa, Liga Champions dan Liga Europa, sudah selesai per Kamis (12/12) lalu. Inggris (Britania) Raya untuk sementara menjadi penguasa dengan meloloskan seluruh sembilan klub yang turun.

Di Liga Champions, empat klub Liga Primer, yakni juara bertahan Liverpool FC, Manchester City, Chelsea FC, dan Tottenham Hotspur lolos ke 16 besar. Di Liga Europa, tiga klub Liga Primer, yakni Arsenal FC, Manchester United (MU), dan Wolverhampton Wanderers, plus dua tim asal Skotlandia: Celtic FC dan Rangers FC, merebut tiket ke 32 besar.




Baca Juga :
- Pogba Pakai Kruk Tiba di Paris Bersama Istrinya, Ini yang Dilakukan
- Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris, Duel Menarik Liverpool vs Manchester United




MU dan Celtic telah memastikan tempat di 32 besar sejak matchday 4 dan keduanya berhasil keluar sebagai juara grup. Setan Merah finis di puncak klasemen Grup L usai menghajar tamunya dari Belanda, AZ Alkmaar, 4-0 di Old Trafford, Kamis (12/12). Hasil ini menggenapkan koleksi poin MU jadi 13 poin, unggul empat poin atas AZ yang finis di peringkat kedua.  

Kemenangan MU jadi lebih istimewa karena pelatih Ole Gunnar Solskjaer menyimpan sejumlah pemain kunci lawan AZ. David de Gea, Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Scott McTominay, Daniel James, dan Marcus Rashford diberi kesempatan beristirahat jelang menjamu Everton FC pada pekan ke-17 Liga Primer, Minggu (15/12).


Baca Juga :
- Rashford Pakai Mesin Portabel Agar Bisa Fit Lawan Liverpool
- Solskjaer Nyesal Mainkan Rashford, Keputusannya Jadi Bumerang


Anak-anak muda yang dimainkan seperti Brandon Williams, Axel Tuanzebe, James Garner, dan Mason Greenwood menjawab kepercayaan itu dengan aksi memuaskan. Greenwood bahkan tampil sensasional dengan memborong dua dari empat gol MU. Striker 18 tahun ini juga mendapatkan hadiah penalti yang dikonversi jadi gol ketiga Setan Merah oleh Juan Mata.

Greenwood jadi pemain termuda yang pernah mencetak brace (dua gol) dalam satu laga di kompetisi Eropa. Total, pemain kelahiran Bradford ini telah membukukan enam gol buat MU dalam hanya tujuh penampilan sebagai starter di seluruh kompetisi musim ini. Catatannya hanya kalah dari Rashford yang menyumbangkan 13 gol.  

“Ini sesuatu yang kami banggakan. Ini adalah dalam DNA kami. Klub ini membangun tim dengan memakai para pemain lokal dan alumnus akademi,” kata Solskjaer. “Saya pernah bermain bersama Wayne Rooney, tapi dalam urusan penyelesaian akhir yang natural, Mason salah satu yang terbaik yang pernah saya lihat.”

Di pihak lain, Celtic kalah 0-2 dari tuan rumah CFR Cluj di Rumania. Meski begitu, klub Skotlandia tersebut tetap finis sebagai juara Grup E dengan 13 poin, unggul satu poin atas Cluj yang jadi runner-up. Kekalahan The Hoops tidak terlalu mengejutkan karena pelatih Neil Lennon mengistirahatkan hingga sembilan pemain utama.

Arsenal juga lolos sebagai juara Grup F meski hanya bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Standard Liege di Belgia. Winger 18 tahun Bukayo Saka menjadi bintang dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist

Sementara itu, Wolves yang baru pertama kali tampil di pentas Eropa sejak 1980/81, melaju ke babak 32 besar usai melumat tamunya dari Turki, Besiktas JK, 4-0 di Molineux. Diogo Jota bersinar dengan membukukan hattrick dalam waktu hanya 11 menit. Ini hattrick tercepat ketiga dalam sejarah Liga Europa.

Jota juga menjadi pemain Wolves pertama yang mencetak tiga gol dalam satu laga di kompetisi Eropa sejak Derek Dougan pada 1971. “Ini membuat saya bangga. Saya tidak tahu statistik. Tapi, itu sangat bagus dan bisa jadi cerita yang akan saya sampaikan kepada cucu saya,” kata winger 23 tahun asal Portugal tersebut.

Sementara itu, Rangers lolos dari lubang jarum. Mereka merebut tiket ke 32 besar meski ditahan Young Boys 1-1 di Glasgow. Sukses ini membuat pelatih Steven Gerrard mendapatkan perpanjangan kontrak hingga 2024.

Terlepas dari dominasi klub-klub Inggris di 32 besar Liga Europa, situs analis data FiveThirtyEight, lebih memfavoritkan AFC Ajax sebagai juara. De Amsterdammers adalah semifinalis Liga Champions musim lalu. Tapi, mereka gagal lolos ke 16 besar lantaran hanya finis di peringkat ketiga Grup H setelah kalah 0-1 dari Valencia CF di Johan Cruijff Arena, Selasa lalu.

Meski begitu, peluang Ajax jadi juara Liga Europa musim ini hanya 9 persen, hanya sedikit lebih besar daripada MU, Bayer Leverkusen, dan Red Bull Salzburg yang sama-sama menempati peringkat kedua dengan 8 persen. Menariknya, Arsenal yang jadi runner-up musim lalu usai kalah di final dari Chelsea FC, hanya memiliki peluang 4 persen, sejajar AS Roma dan Wolves.***RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

loading...
T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news
news