news
LIGA ITALIA
Milan Temukan Komposisi Ideal
15 December 2019 10:08 WIB
berita
Striker AC Milan, Krzysztof Piatek, bertekad membalas masa paceklik dengan rentetan gol.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – “Don’t change the winning team”, inilah mantra yang dipegang Stefano Pioli untuk menemukan kemenangan ketiga beruntun bersama AC Milan di Seri A. Setelah membekuk Parma Calcio dan Bologna FC, I Rossoneri bertekad melengkapi hattrick saat menjamu US Sassuolo di Stadio San Siro, Minggu (15/12). Untuk itu, sang pelatih siap mempertahankan komposisi pemain yang memberinya 6 poin dalam dua pertandingan terakhir.

Hampir dua bulan menggantikan Marco Giampaolo sebagai juru taktik Milan, Pioli akhirnya menemukan starting XI ideal di lapangan. Gianluigi Donnarumma sudah pasti di bawah mistar, Mateo Musacchio mendampingi kapten Alessio Romagnoli di jantung pertahanan, Theo Hernandez jadi alternatif serangan dari sayap kiri. Yang menarik, Andrea Conti kini jadi pilihan utama buat mengisi pos bek kanan pasca pulih dari cedera.




Baca Juga :
- Prediksi Lazio vs Sampdoria, Berburu 11 Kemenangan Beruntun
- Dalam Siklus Mini, Ronaldo Jadi Bomber Terbaik Eropa




Wajah baru juga terlihat dalam trio gelandang, di mana Ismael Bennacer kini mulai mengunci peran playmaker sejak datang dari Empoli FC. Sementara Giacomo Bonaventura terus memperlihatkan performa apik setelah bebas dari masalah lutut berkepanjangan. Dia mencetak gol penentu kemenangan Milan di kandang Bologna, pekan lalu. Sebagai pelengkap, energi dan daya tarung Franck Kessie masih dibutuhkan I Rossoneri untuk menjaga keseimbangan.

Satu-satunya sektor yang terlihat stabil, bahkan sejak era Giampaolo, adalah penyerang. Hakan Calhanoglu tetap dipercaya menggali kreativitas dari sayap kiri, sementara Jesus Suso melakukan hal serupa di sisi sebaliknya. Tak jarang, kedua pemain ini yang jadi penyelamat Milan ketika tim sangat membutuhkan gol. Sedangkan di ujung tombak, Krzysztof Piatek berhasil bangkit setelah nyaris tenggelam di bawah bayang-bayang Rafael Leao.


Baca Juga :
- Revolusi Milan Belum Terlihat Dampaknya
- Serangan Balik Bukan Karakter Utama Inter


“Saya tahu, ketika striker utama berada dalam kondisi buruk, klub dan tifosi pasti khawatir. Namun, saya selalu berpikir positif dan bekerja keras,” kata pemain asal Polandia tersebut. “Mungkin saya melakukan kesalahan saat persiapan pramusim. Saya tak merasa fit dan kurang nyaman dalam beberapa laga pembuka. Namun, kini kondisi saya jauh lebih baik. Piatek yang sebenarnya telah kembali. Saya siap bertarung, merebut bola, dan mencetak lebih banyak gol!”

Piatek berhasil memutus paceklik enam pertandingan setelah membuka kemenangan Milan di Bologna, pekan lalu. Namun, pemuda 24 tahun itu belum puas. Dia ingin membobol gawang lawan secara reguler, seperti yang diperlihatkan musim lalu. Target berikutnya adalah Sassuolo, tim yang pernah dua kali dijebolnya saat memperkuat Genoa CFC. “Ketika saya berada dalam kondisi terbaik, mencetak gol bukan masalah. Ini yang selalu saya tekankan,” kata striker berjuluk Il Pistolero itu.

Namun, mengalahkan Sassuolo juga bukan pekerjaan mudah. Tim asuhan Roberto De Zerbi itu hanya kalah sekali dalam lima pertandingan terakhir di Seri A, sempat menahan Juventus 2-2 di Turin. Mereka punya permainan kompak baik bertahan maupun menyerang, kerap mengejutkan lewat counter attack yang dipimpin trio Domenico Berardi-Francesco Caputo-Jeremie Boga.

“Bermain di San Siro selalu jadi motivasi lebih bagi kami,” ujar kapten I Neroverdi Francesco Magnanelli. “Namun, kami juga tahu bahwa Milan saat ini berbeda dengan tim yang terlihat beberapa pekan lalu. Mereka lebih percaya diri dengan pelatih baru, ditambah beberapa pemain comeback dari cedera. Kami harus tampil maksimal untuk mencuri poin.”* Dari berbagai sumber

 

Perkiraan pemain :

MILAN (4-3-3): 99 Donnarumma;12 Conti, 22 Musacchio, 13 Romagnoli, 19 Hernandez;79 Kessie, 4 Bennacer, 5 Bonaventura;
8 Suso, 9 Piatek, 10 Calhanoglu;
Cadangan: 25 Reina, 31 Caldara, 2 Calabria, 20 Biglia, 39 Paqueta, 7 Castillejo, 17 Leao;
Pelatih: Stefano Pioli

SASSUOLO (4-2-3-1): 56 Pegolo;22 Toljan, 2 Marlon, 19 Romagna, 77 Kyriakopoulos;4 Magnanelli, 73 Locatelli;
25 Berardi, 10 Djuricic, 7 Boga;9 Caputo;
Cadangan: 63 Turati, 13 Peluso, 31 Ferrari, 14 Obiang, 23 Traore, 8 Duncan, 18 Raspadori;
Pelatih: Roberto De Zerbi
 

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news