news
LIGA 3
Prediksi Laga Kedua Putaran Nasional Liga 3 2019
14 December 2019 12:36 WIB
berita
JAKARTA - Lima tim eks Liga 1 di masanya, mulai Persijap Jepara  ( musim 2014), Persiba Bantul (2014), Persikota Tangerang (2007-2008), Persiter Ternate (2007-2008), dan Perseden Denpasar (2003) punya nasib berbeda mengawali babak 32 besar atau putaran nasional Liga 3 2019. Kini, mereka akan melakoni laga kedua putaran, Sabtu (14/12).

Persijap dan Persikota saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara di grupnya. Sedangkan Persiter di posisi ketiga, sementara Persiba Bantul, dan Perseden di dasar klasemen grup sementara.




Baca Juga :
- Persija Bersiap Sering Ditinggal Evan Dimas
- Dua Pemain Muda Indonesia Direkrut Tim Spanyol




Jika melihat hasil pertandingan laga perdana, Grup A menjadi grup paling sengit, karena keempat tim: Persikota, Tornado FC Riau, KS Tiga Naga, dan Karo United sama-sama mendapatkan hasil imbang dengan koleksi poin sementara sama-sama satu. 

Sementara di Grup C, perbedaan kekuatan cukup terlihat. PSKC Cimahi dan Persibas Banyumas berhasil mengalahkan lawan dan mengoleksi tiga poin. Sedangkan, dua peserta lain Persekat Kabupaten Tegal dan Persitas Tasikmalaya belum mendapatkan poin.


Baca Juga :
- WAWANCARA EKSKLUSIF bersama Mahmoud Eid
- Libur Telah Usai, Skuat Persija Akan Kembali Berlatih Mulai Senin Depan


Menatap laga kedua Grup E melawan PS Matra Mamuju Utara  di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, pelatih Persijap Jepara, Sahala Saragih mengatakan motivasi timnya meningkat setelah mengalahkan Perseden 2-0 pada laga pertama. “Melawan Matra Mamuju nanti kami menargetkan kemenangan, karena kami ingin cepat memastikan lolos grup,” kata Sahala, Jumat (13/12).

Sementara itu, Persiba akan melakoni laga derbi Bantul melawan Protaba di Grup D di Stadion Sultan Agung Bantu. Pada laga pertama Persiba kalah tipis 2-3 dari Sleman United.

Kami hanya kurang beruntung di laga perdana, anak-anak kami terlalu yakin menang, akhirnya hilang konsentrasi," kata pelatih Persiba Bantul, Lafran Pribadi. Meski saat ini di dasar klasemen Grup D, Lafran optimistis timnya masih berpeluang lolos grup. “Sisa laga akan kami maksimalkan berjuang karena masih ada peluang," ujar Lafran.

Sedangkan tim Persikota, setelah imbang 1-1 melawan Tornado FC di laga perdana Grup A, bertekad meraih tiga poin saat menghadapi Karo United di Stadion Tumpal Sinaga Pekanbaru. “Pesan saya agar pemain jangan terpancing emosi saja nanti," kata Manajer Persikota Mahdiar.

Ia melihat persaingan Grup A memang ketat, meski tidak meremehkan tim-tim lain  Mahdiar melihat saingan terberat timnya adalah Tornado FC dan itu sudah dilewati di laga perdana. 

Selain itu, pemuncak klasemen Grup C, ada PSKC Cimahi yang di laga perdana menang tipis 2-1 atas Persekat Kabupaten Tegal  di Stadion Siliwangi Bandung. Laga kedua PSKC akan menghadapi Persibas Banyumas.

Pelatih  PSKC Cimahi, Robby Darwis mengatakan, sebelum melawan Persibas timnya sudah membenahi sektor pertahanan yang kurang komunikasi dan penjagaan, lalu perbaikan finishing. “Laga pertama kami banyak peluang tapi hanya berbuah dua gol, mudah-mudahan melawan Persibas semua kekurangan tidak terulang lagi,” ucap  Robby.

Robby menilai, semua tim di Grup C berpeluang lolos grup tinggal bagaimana  taktik masing-masing pelatih tim apakah berjalan atau tidak. Terkait calon  lawannya Persibas, Robby melihat Persibas  punya motivasi tinggi dan punya kekompakan tim. “Kami  akan berusaha memaksimalkan kesempatan untuk mendapat poin melawan Persibas," ujar Robby.***AGUSTIAN PRATAMA

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news