news
LIGA 1
Aji Santoso Berpeluang Lewati Prestasi Djadjang Nurdjaman di Persebaya
14 December 2019 13:52 WIB
berita
Pelatih Persebaya Aji Santoso/Foto:Media Persebaya
SURABAYA - Setelah berhasil menempati papan atas klasemen Liga 1 2019 yakni peringkat keempat, Persebaya Surabaya masih menyisakan dua pertandingan lagi. Yaitu, melawan tuan rumah Persija Jakarta, Selasa (17/12) dan terakhir menjamu Perseru Badak Lampung pada 22 Desember.

Dalam dua laga ini pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku akan habis-habisan karena ia ingin timnya bisa finis pada posisi runner-up. ”Masih ada dua pertandingan, kami akan maksimalkan. Peluang untuk lolos ke kompetisi Asia juga masih ada,” ujarnya.




Baca Juga :
- Makan Konate di Mata Aji Santoso
- Pelatih Persebaya Aji Santoso Siapkan Tim hadapi Empat Kompetisi




Seperti diketahui, posisi runner-up Liga 1 2019 memang berpeluang tampil pada Piala AFC 2020 dengan catatan sang juara, Bali United, lolos ke Liga Champions Asia 2020. Bukan hanya itu, Aji juga berpeluang melampaui prestasi pelatih Djadjang Nurdjaman yang musim lalu membawa Persebaya ke posisi kelima Liga 1 2018 dengan 50 poin.

Memang secara matematis target runner-up cukup realistis. Ini mengingat Persipura Jayapura yang saat ini berada pada posisi runner-up mengoleksi 49 poin atau selisih satu poin saja dengan Persebaya yang mengoleksi 48 poin. Tapi untuk meraihnya tetap berat, mengingat Persipura memainkan laga kandang dalam dua laga terakhir.


Baca Juga :
- Persebaya Stand By
- Persebaya Bersiap


Namun, Persebaya tetap optimistis.Apalahi sejak Aji datang menangani tim menggantikan Wolfgang Pikal rekor yang dimiliki memang cukup apik. Persebaya belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir. Meraih lima kemenangan serta dua kali seri.

Aji menjelaskan salah satu kunci kesuksesan timnya adalah mampu merotasi pemainnya dengan baik karena jadwal pertandingan di Liga 1 2019 dianggap cukup padat. "Saya menghitung masalah recovery pemain,” Aji menuturkan.

“Saya lihat kalau tidak saya rotasi, pasti pemain saya kelelahan. Pemain begitu menikmati bermain bola satu-dua jalan, karena ada beberapa pemain dalam kondisi fresh," ujarnya. Aji menjelaskan, dirinya sengaja ingin menghidupkan kompetisi yang sehat di dalam tim.

"Karena saya tidak tergantung satu atau dua pemain. Lawan Arema ada hampir lima pemain saya ganti dari winning team sebelumnya. Bukan tidak ada risiko, tapi saya berpikir bahwa pemain-pemain yang saya siapkan lawan Arema, kondisinya begitu bugar. Itu pertimbangannya," ujar dia.

Ditanya tentang masa depannya di tim Persebaya, Aji mengaku belum berpikir ke sana. "Saya masih fokus pada dua pertandingan sisa," ia menegaskan kembali. Soal kontrak kerjanya di Persebaya sendiri Aji mengaku tidak ada masalah karena pada saat awal masuk langsung dikontrak hingga tahun 2020 mendatang. "Sampai tahun depan," pria asal Malang ini menuturkan.

Saat ini seluruh skuat Bajul Ijo masih diliburkan oleh Aji. Tim rencananya akan berlatih kembali, Sabtu (14/12) hari ini. "Hari Minggu berangkat ke Jakarta. Kan mainnya tanggal 17 Desember. Ini sekarang tanggal 13, empat hari di sana terlalu lama,” ujar mantan bek sayap kiri timnas itu.

“Kalau memaksakan diri berangkat, kami juga akan kesusahan mencari lapangan latihan, Lebih baik pulang lebih dulu biar pemain kumpul dengan keluarga, dan bisa konsentrasi menghadapi Persija," Aji menuturkan.*M Bahrul Marzuki

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news