news
LIGA CHAMPIONS
Penyerang Sayap PSG Ini Tunjukkan Sisi Humanis
13 December 2019 13:20 WIB
berita
Penyerang sayap PSG Neymar (kiri) menggendong Edinson Cavani setelah menendang penalti ke gawang Galatasaray yang menjadi gol kelima pada laga terakhir Grup A Liga Champions di Parc Des Princes, Rabu (11/12) malam.
PARIS  Neymar Junior menunjukkan sisi humanisnya saat Paris Saint Germain (PSG) menghantam Galatasaray SK, 5-0, Rabu (11/12) malam lalu. Pada laga terakhir Grup A Liga Champions di kandang PSG, Parc Des Princes, itu, penyerang sayap (winger) asal Brasil tersebut memberikan tugas menendang penalti kepada Edinson Cavani.

Les Parisiens mendapat hadiah tendangan dari titik putih 11 meter usai bek tengah Galatasaray, Ryan Donk, mendorong Kylian Mbappe hingga terjatuh di kotak penalti. Penalti tersebut berhasil dituntaskan Cavani untuk menjadi gol kelima PSG pada pertandingan tersebut.




Baca Juga :
- Juve Jumpa Ferencvaros, Pavel Nedved: Itu Tim Kurang Familiar
- Inter Bertemu Real Madrid, Javier Zanetti Beri Komentar


“Semua orang bisa melihat betapa seitifnya Neymar pada laga ini. Ia memberikan bola kepada Cavani untuk menendang penalti. Ini sebuah simbol yang bagus untuk tim,” kata Thomas Tuchel, pelatih PSG, setelah pertandingan. “Neymar sudah menjadi pemain super-penting bagi kami. Ia mampu menentukan arah dan hasil laga untuk kami. Kini, Neymar tidak hanya banyak memenangi duel perebutan bola namun juga ikut membantu pertahanan. Ia sudah menemukan kembali performa terbaik dan itu kian memudahkannya saat ini.”

Keputusan Neymar mempersilakan Cavani mengambil penalti bukan tanpa sebab. PSG dikabarkan bakal segera melepas striker Uruguay itu dalam waktu dekat. Mungkin, gol Cavani ke gawang Galatasaray bisa jadi gol terakhirnya untuk Les Parisiens.


Baca Juga :
- Tiga Bintang Muenchen Terpilih sebagai Terbaik Liga Champions 2019/20: Neuer, Kimmich, dan Lewandowski
- Hasil Undian Fase Grup Liga Champions 2020/21: Juventus vs Barcelona, Ronaldo Bertemu Messi Lagi


Karenanya, apa yang dilakukan Neymar terhadap Cavani juga dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap reputasi penyerang tengah 32 tahun tersebut. Tambahan satu gol ke gawang Galatasaray membuat Cavani semakin mantap di puncak daftar top scorer sepanjang masa PSG. Kini, Cavani sudah membukukan 196 gol (plus 40 assist) dari 290 pertandingan semua ajang sejak bergabung pada Juli 2013 dari SSC Napoli.

Pada pertandingan melawan Galatasaray, Neymar tidak hanya dipuji karena sikap humanisnya (terhadap Cavani). Performanya melawan klub raksasa Turki itu juga fantastis.

Pada menit ke-33, Mbappe berlari menerima umpan dari Neymar yang sebelumnya membongkar pertahanan Galatasaray. Umpan terarah dari Mbappe pun dengan mudah disontek Mauro Icardi.

Dua menit berselang, Neymar melakukan break dari tengah untuk kemudian mambuat assist untuk winger Pablo Sarabia. Satu menit setelah babak kedua dimulai, Neymar mencetak gol lewat assist dari Mbappe. Pada gol keempat, giliran Neymar yang balik membuat assist untuk gol Mbappe.

Merancang empat gol dan terlibat langsung dalam tiga di antaranya saat melawan Galatsaray membuktikan Neymar sudah siap kembali ke Liga Champions. Sanksi dan cedera membuat Neymar baru dua kali dimainkan PSG di kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut.

Neymar hanya bermain 45 menit dan tidak membuat gol atau assist saat PSG ditahan 2-2 di kandang Real Madrid pada laga kelima Grup A, 26 November lalu. Dengan tambahan satu gol dan dua assist ke gawang Galatasaray, Neymar kini sudah membuat 33 gol dan 25 assist dalam 55 pertandingan Liga Champions. Bersama FC Barcelona (2013-2017), Neymar mencetak 21 gol dan 18 assist dalam 40 pertandungan. Sedangkan di PSG (sejak 2017), Neymar sudah membuat 12 gol dan tujuh assist dalam 15 pertandingan.*TRI CAHYO NUGROHO DARI BERBAGAI SUMBER  

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho