news
TOP FEATURE FOOTBALL
Mantan Striker Liverpool Bertekad Bayar Waktu yang Terbuang akibat Cedera
11 December 2019 15:50 WIB
berita
Striker Southampton, Danny Ings, tampil tajam di Liga Primer 2019/20. Hingga pekan ke-16, ia telah membukukan sembilan gol./Istimewa
SATU tahun enam bulan berlalu sejak dia merasa “pulang ke rumah” saat pindah ke klub masa kecilnya, Southampton FC, pada awal 2018/19. Di sela-sela perjuangan The Saints untuk bertahan di Liga Primer musim lalu, Danny Ings menyumbang delapan gol dalam 14 laga pertamanya. Lalu cedera datang dan momentum positif itu pun terhenti.

Musim ini, Ings lebih bugar dari sebelumnya. Sejak mencetak gol pertamanya ke gawang Liverpool FC pada Agustus lalu, striker 27 tahun itu tidak lagi menengok ke belakang. Setelah pasang surut dalam 10 tahun kariernya, dia belajar untuk tetap fokus, selalu berpikir positif, hingga membuatnya populer Stadion St. Mary’s, kandang The Saints.




Baca Juga :
- Ini Rekor yang Bisa dan Sulit untuk Diraih Liverpool
- Ini Dia David Luiz Versi Lebih Mahal! Tempel Ketat Rekan Sendiri Saat Corner, Harry Maguire Kembali Di-bully Warganet


“Saya tenang sekarang,” katanya tentang kehidupan di Southampton. “Saya pikir ketika Anda meninggalkan rumah saat usia 15 atau 16 tahun, lalu kembali sebagai seorang pria, sulit untuk beradaptasi. Tetapi itu tidak terjadi. Saya memilih tinggal dekat dengan keluarga dan teman-teman saya sehingga saya bisa menetap secepat mungkin.”

Ings bisa mampir ke rumah keluarganya di dekat Netley, tempatnya dibesarkan, untuk minum teh atau makan malam bersama. Satu dari banyak cara yang dia temukan saat menghabiskan waktu di luar rutinitas di Staplewood. “Itu sesuatu yang tidak saya alami untuk waktu yang lama. Saya sangat senang!” ujar sang striker.


Baca Juga :
- Preview Man United vs Southampton: Momentum Setan Merah ke Liga Champions
- Pelatih Juergen Klopp Didesak Meminta Maaf kepada Striker Brighton Atas "Ulah" Virgil Van Dijk


Selama membela Liverpool, diselingi masa 18 bulan absen karena cedera serius di kedua lutut, Ings menghabiskan 10 jam sehari untuk memulihkan kebugaran fisiknya. “Saya pernah diberitahu oleh seseorang bahwa pesepak bola benar-benar mendapatkan uang mereka ketika sedang cedera,” kata Ings. “Saya setuju hal itu.”

Sekarang, kendati Ralph Hasenhuettl dikenal karena latihannya yang intens, Ings masih punya waktu santai dan berusaha menggunakannya dengan bijak. Maka, saat tidak sedang melakukan perjalanan mengunjungi ibunya, dia akan belajar gitar, mengejar gelar di bidang ekonomi, atau nonton konser Ed Sheeran dengan kekasihnya.

Jauh dari keluarga, teman, pacar, sepak bola, musik, film, dan bisnis, ada satu lagi gairah utama Ings. Lebih tepatnya dua: anjingnya Lewie dan Daisy. “Ketika saya pertama kali pindah kemari, hotel tempat saya tinggal tak mengizinkan ada anjing, jadi saya harus meninggalkan mereka bersama ibu saya selama hampir dua bulan.”

Pekan ini, setelah golnya ke gawang Newcastle United FC, Ings menjadi pemain The Saints pertama yang mencetak gol di lima laga Liga Primer beruntun sejak James Beattie pada 2003. Total sudah sembilan gol dikoleksinya dari 16 laga musim ini karena Ings bertekad menebus waktu yang hilang saat dia cedera di awal kariernya.

"Satu hal yang Anda sadari adalah waktu berjalan begitu cepat,” kata Ings. “Dari usia 21 hingga sekarang…rasanya seperti kemarin. Saya ingat bicara dengan beberapa rekan senior semasa di Burnley dan mereka berkata saya harus menikmatinya karena memang seperti itu. Jika tidak kerja keras, Anda tak akan mencapai ini!”*

Beranikah Ings bermimpi mencapai 20 gol? "Saya tak pernah benar-benar menetapkan target personal seperti itu. Saya hanya ingin mencetak gol sebanyak saya bisa, tetapi yang paling penting menang sebanyak yang kita bisa. Ini awal baik. Saya bisa mencetak lebih banyak, tetapi setiap striker pasti akan mengatakan itu."*NURUL IKA HIDAYATI

 

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E