news
LIGA 1
PSS Aman, Persela Ibarat Sedang Maraton
11 December 2019 13:44 WIB
berita
LAMONGAN - Persela seperti sedang mengebut jelang berakhirnya Liga 1 2019 ini. Secara maraton, Persela mampu menang empat kali beruntun. Termasuk terakhir lawan PSM dengan skor 3-1.

Meski demikian Persela belum pasti aman di Liga 1. Karena peringkat tim masih statis di papan bawah urutan ke-15 dengan koleksi 37 poin. Terpeleset sedikit saja, tiga tim di bawahnya yang berada di zona degradasi siap mengancam. Jarak poin Persela dengan tim yang ada di zona degradasi hanya terpaut empat poin saja.




Baca Juga :
- Timnas U-19 Latihan Perdana, Begini Hasil Pantauan Pelatih Shin Tae Yong
- Liga 1 2020 Dua Wilayah? Ini Tanggapan Klub




Karena itu keseriusan Persela untuk tetap bertahan di Liga 1, akan diuji kembali, Rabu (11/12). Tim Laskar Joko Tingkir akan menjamu PSS di Stadion Surajaya, Lamongan.

PSS sendiri merupakan tim promosi ajaib. Karena meski pendatang baru saat ini bercokol di peringkat keenam dengan koleksi 44 poin. Jumlah ini sudah cukup untuk mengamankan posisi tim Super Elang Jawa di Liga 1.


Baca Juga :
- Liga TopSkor U-16: Grande Partita di Gunung Sindur
- Preview Liga TopSkor Transtama U-15: Papan Tengah Memanas


Pelatih Persela Nilmaizar menyatakan timnya sudah siap secara fisik, teknik, taktikal, dan mental untuk menghadapi PSS. “Dengan kekuatan tim yang kami punyai, kami berharap bisa memaksimalkan seluruh kemampuan. Kami penuh kerja keras dan mudah-mudahan diberkati dengan kemenangan besok (hari ini),” ujar pelatih asal Sumatra Barat itu.

Berbicara tentang calon lawannya, Nil mengatakan PSS 70 persen dihuni pemain muda. “Rata-rata kemampuan mereka tidak jauh beda antara yang main dan yang tidak. Kedua pemain pemain asingnya dia juga sangat bagus baik itu De La Cruz dan Batata. Ini kombinasi yang kekuatan yang dipunyai PSS,” ujar mantan pelatih timnas Indonesia itu.

Dari sini Nil mengambil kesimpulan siapapun pemain yang diturunkan taktikalnya tidak akan jauh bebeda. “Harus kami sadari mudah-mudahan kelemahan dan kekuatan yang sudah kami analisis anak-anak bisa melakukan taktikal yang diinginkan,” kata Nil.

Sayangnya saat dalam pekan krusial ini Persela dipastikan tidak bisa diperkuat dua bek lokal terbaiknya karena akumulasi. Mereka adalah Zaenuri dan Arif Satriya. Sebagai gantinya Nil mengaku akan mencoba menduetkan Demerson dengan Feri.

“Mudah-mudahan mereka yang menggantikannya bisa menyamai paling tidak bisa mendekati Arif dan Zaenuri. Saya selalu berpikiran yang positif. Karena kalau kami berpikiran positif auranya positif,” ujar pria yang pernah magang di klub Sparta Praha pada tahun 1990 itu.

Sementara itu kapten Persela Ekky Taufiq menegaskan bakal bermain secara serius untuk tetap mempertahankan tren positif yang didapat. “Kami tetap berusaha keras, kami tidak lupa meminta dukungan suporter Persela untuk hadir ke stadion. Semoga tahun depan masih bisa di Liga 1,” kata Ekky.

Terpisah, pelatih PSS Seto Nurdiantoro menyatakan menatap pertandingan ini dia ingin tim bisa tampil lepas. “Kami ke sini juga mencoba mencuri poin. Tetap bermain dengan karakter kami,” ujar Seto.

Seto menjelaskan calon lawannya saat ini tengah dalam tren yang positif. “Tim Lamongan di pertandingan terakhir selalu memenangkan pertandingan bahkan melawan Persib menang. Dan kebalikannya kami lawan Persib di kandang seri. Artinya di situ saya akan lebih banyak belajar dengan Lamongan,” ujar Seto yang selalu merendah.

Sementara itu kapten PSS Bagus Nirwanto menambahakan timnya sudah siap untuk menghadapi tuan rumah. “Mungkin pertandingan besok (hari ini) harus lebih keras untuk berusaha mencuri poin satu entah tiga. Yang penting kami harus berusaha bekerja keras dulu. Hasil terakhir Allah yang menentukan,” kata Bagus.*MUHAMMAD BAHRUL MARZUKI

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news