news
LIGA CHAMPIONS
Ronaldo Predator Tim-tim Jerman
11 December 2019 13:58 WIB
berita
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, tak tahan mengalami paceklik gol.-Topskor.id/istimewa-
LEVERKUSEN – Meskipun sudah menggenggam tiket 16 besar Liga Champions, Juventus FC tetap mengusung misi kemenangan saat menyambangi markas Bayer Leverkusen, Rabu (11/12) malam atau Kamis dini hari WIB. Mereka ingin mengembalikan kepercayaan diri pasca tumbang untuk pertama kali musim ini—di tangan SS Lazio dalam lanjutan Seri A, akhir pekan kemarin.

Memulihkan moril memang tujuan para pemain Juve, terutama Crisitiano Ronaldo. Beberapa bulan belakangan, performa penyerang asal Portugal itu tidak terlalu bagus. Dihantui masalah fisik, produktivitasnya menurun dibanding musim debut bersama I Bianconeri. Dalam 17 penampilan di semua kompetisi musim ini, dia hanya mencetak 8 gol, 3 di antaranya penalti.




Baca Juga :
- Ini 5 Klub yang Mungkin Jadi Tujuan Ronaldo Jika Dia Dilepaskan oleh Juventus
- Ronaldo Tidak Mau Bertukar Kaus dengan Kiper yang Menepis Tendangan Penaltinya


Meski gagal menghindarkan Juve dari kekalahan di Olimpico, Ronaldo sudah memperlihatkan tanda kebangkitan dengan mencetak gol dari aksi untuk kali pertama sejak Oktober. Sekarang, dia ingin mempertahankan momentum tersebut. Pertandingan versus Leverkusen akan jadi kesempatan ideal mengingat rekor positifnya menghadapi para wakil Bundesliga di Liga Champions.

Ya, pemain berjuluk CR7 itu telah melesakkan 27 gol ke gawang tim-tim Jerman di kasta elite Eropa—tak ada negara lain yang klubnya menderita lebih banyak oleh Ronaldo. Terakhir, eks bomber Manchester United FC dan Real Madrid CF itu menorehkan satu gol dalam pertemuan pertama kontra Leverkusen di Turin. Prestasi itu pula yang ingin diulang Ronaldo saat tampil di BayArena nanti.


Baca Juga :
- Mantan Bek Juventus Ini Jelaskan Mengapa Ronaldo Bukan Manusia Biasa
- Jalan-jalan bersama Keluarga di Tengah Wabah Corona, Ronaldo Dapat Teguran Keras


Sejauh ini, Ronaldo baru mengoleksi satu gol di fase grup Liga Champions—sangat tidak memuaskan bagi penyerang kelas dunia seperti dirinya. Ini satu lagi alasan yang membuat kekasih Georgina Rodriguez itu bertekad tampil maksimal melawan Leverkusen. Gol baginya adalah doping, bisa meningkatkan kepercayaan diri untuk membantu Juve bersaing di Seri A dan juga mempersiapkan diri jelang babak knockout Liga Champions.

Di Jerman, Ronaldo mendapat banyak kenangan manis. Salah satu yang paling diingat adalah hattrick ke gawang FC Bayern Muenchen di leg kedua semifinal Liga Champions 2016/17. Total, dia telah mencetak 9 gol versus raksasa Bavaria tersebut. Kemudian, Cristiano juga pernah 7 kali mengoyak jala BVB Dortmund dan Schalke 04. Terakhir kali bertemu Dortmund adalah pada fase grup musim 2017/18, sedangkan Schalke ditaklukkan pada babak 16 besar 2014/15. Semua saat masih berkostum Madrid.

Negara lain yang jadi korban favorit Ronaldo di Liga Champions adalah Italia (18 gol), dengan Juve sebagai lumbung utama. Tapi sekarang, dia sudah jadi bagian dari I Bianconeri, siap membawa kejayaan bagi publik Turin setelah lebih dari dua dekade. Musim lalu, upaya Ronaldo terhenti di perempat final, kini tentu berharap lebih baik. Dimulai dari Leverkusen, CR7 dan Juve kembali meniti jalan menuju dominasi Eropa.

Peluang Leverkusen

Bila Juve sudah aman, Leverkusen masih berhasrat untuk lolos. Syaratnya, menang atas Ronaldo dan kawan-kawan, sembari berharap Atletico Madrid gagal mendapat poin penuh kontra FC Lokomotiv Moscow. Meskipun sulit, pasukan Peter Bosz yakin mereka mampu melakukannya. Terutama melihat rekor positif sebulan terakhir, di mana Leverkusen tak terkalahkan dalam 6 pertandingan, memenangkan lima di antaranya.

“Banyak yang menyebut peluang kami tipis, tapi kenyataannya tidak begitu. Kami punya kemungkinan sama dengan Atletico, asalkan bisa menjalankan rencana taktik dengan baik. Kami akan bermain semaksimal mungkin,” ujar Bosz setelah mengalahkan Schalke di Bundesliga, akhir pekan kemarin. Leverkusen yakin bisa melangkah ke perdelapan final Liga Champions untuk kali pertama sejak 2016. Tapi jika gagal, mereka juga tak keberatan melanjutkan petualangan di Liga Europa.*** Dari berbagai sumber

 

Perkiraan pemain :

LEVERKUSEN (4-2-3-1) : 1 Hradecky;8 L. Bender, 4 Tah, 5 S. Bender, 18 Wendell;20 Aranguiz, 15 Baumgartlinger;38 Bellarabi, 29 Havertz, 9 Bailey;31 Volland;
Cadangan: 28 Ozcan, 3 Retsos, 6 Dragovic, 7 Paulinho, 10 Demirbay, 19 Diaby, 13 Alario;
Pelatih: Peter Bosz

JUVENTUS (4-3-1-2) : 77 Buffon;13 Danilo, 19 Bonucci, 24 Rugani, 12 Sandro;30 Bentancur, 5 Pjanic, 25 Rabiot;33 Bernardeschi;7 Ronaldo, 21 Higuain;
Cadangan: 1 Szczesny, 28 Demiral, 2 De Sciglio, 16 Cuadrado, 38 Muratore, 14 Matuidi, 10 Dybala;
Pelatih: Maurizio Sarri 
 

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news