news
LIGA 1
Skema Baku Teco Efektif Lumpuhkan Para Pesaing
10 December 2019 13:16 WIB
berita
Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco/Foto:TopSkor/Ady Sesotya
GIANYAR -- Keperkasaan Bali United pada kompetisi Liga 1 2019 tidak diragukan lagi. Gelar juara yang dipastikan sudah di tangan sejak pekan ke-30 menjadi bukti. Di balik keberhasilan itu, tentu jajaran pelatih yang dikepalai Stefano “Teco” Cugurra benar-benar harus memutar otak untuk menurunkan Starting XI dalam tiap laga.

Dari data yang ada, laga demi laga yang dijalani Serdadu Tridatu, Teco hampir selalu menurunkan komposisi yang berubah meski hanya beberapa posisi. Praktis hanya lima pertandingan pertama Teco benar-benar mempertahankan 100 persen skuat The Winning Team.




Baca Juga :
- Patahkan Mitos Sial, Justru Angka 13 Jadi Berkah Bagi Bek Bali United Ini
- Libur Kompetisi, Gelandang Muda Bali United Ini Jalani Pemulihan Cedera


Adapun pemain yang mengisi Starting XI lima laga pertama Bali United musim 2019 ini adalah kiper Wawan Hendarawan, empat pemain bertahan diisi Andhika Wijaya, Leonard Tupamahu, Willian Pacheco, dan Ricky Fajrin. Dua gelandang bertahan dipercayakan kepada Brwa Nouri dan Fadil Sausu.

Sedangkan tiga gelandang serang yang disiapkan adalah Stefano Lilipaly, Paulo Sergio, serta Yabes Roni. Sebagai ujung tombak ada sang striker Ilija Spasojevic. Komposisi ini terbilang ampuh.


Baca Juga :
- Pelatih Bali United Terkesan dengan Suasana Nyepi di Bali
- Bali United Galang Dana Bantu Penanganan Virus Covid-19


Tercatat empat kemenangan beruntun didapat Bali United dengan komposisi ini. Terlepas dari semua laga digelar di kandang sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, dan PSIS Semarang jadi korban Stefano Lilipaly dan kawan-kawan.

Namun komposisi ini kemudian tidak bisa lagi dipertahankan 100 persen dalam laga-laga berikutnya. Dengan latar belakang alasan beragam, pelatih asal Brasil ini menurunkan skuat yang terus mengalami perubahan dari laga satu ke laga berikutnya.

Kendala akumulasi kartu kuning, kartu merah, sanksi dari Komdis PSSI, cedera, hingga panggilan timnas menjadikan Teco membuka kesempatan kepada pemainnya untuk berebut slot inti. “Berbagai kendala itu adalah warna kompetisi. Namun saya senang semua pemain selalu semangat saat latihan maupun pertandingan. Semua memang harus siap,” kata Teco.

Sedangkan sebagai ujung tombak, striker Ilija Spasojevic seakan tidak tergantikan. Ia menjadi pilihan utama dalam 29 laga Bali United. Catatan Spaso, sapaannya, hanya kalah dari kiper Wawan Hendrawan yang dipercaya bermain penuh selama 90 menit dalam 30 pertandingan alias 2.700 menit.

Bek Haudi Abdillah yang berkesempatan masuk sebagai starter dalam 10 laga mengatakan persaingan ketat di skuat Serdadu Tridatu justru membuatnya lebih bersemangat. “Semua tentu bergantung kebutuhan tim dan pelatih. Tapi saya senang persaingan sehat membuat saya lebih terpacu memberikan kontribusi terbaik,” kata mantan bek PSIS Semarang itu.

Dan, setelah memastikan gelar juara Liga 1 2019, Teco mulai merombak formula yang biasa digunakan dalam tiap pertandingan. Sejumlah pemain yang minim menit bermain diberikan kesempatan berlaga.

Sebut saja kiper Samuel Reimas dan beberapa pemain muda macam Arapento Poerba, Dallen Dok, Kadek Agung, hingga Anan Lestaluhu. Mereka dapat kesempatan jadi starter pada pekan ke-31 melawan Persipura Jayapura yang berkesudahan imbang 1-1.*Sri Nugroho

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news