news
LIGA ITALIA
Inter Menutup Sektor Kiri
10 December 2019 11:27 WIB
berita
Bek sayap FC Internazionale, Kwadwo Asamoah, cedera lutut kiri.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Rangkaian cedera mulai mengganggu rencana Antonio Conte buat FC Internazionale musim ini. Beberapa sektor terlihat kepayahan karena cuma memiliki segelintir amunisi. Sang pelatih tak sabar menanti dibukanya mercato musim dingin agar bisa menambah tenaga, terutama di bagian kiri pertahanan.

Ya, tumbangnya Kwadwo Asamoah membawa Conte pada kesimpulan tersebut, bahwa Inter butuh satu wingback kidal untuk menjaga kedalaman. Memang, masih ada Cristiano Biraghi untuk menutup celah. Namun, tim tidak bisa mengandalkannya terus-menerus: perlu rotasi dan variasi demi kesegaran. Federico Dimarco yang juga berposisi sebagai bek kiri dinilai terlalu muda dan belum berpengalaman.




Baca Juga :
- Juve dan Pers di Turin Baper setelah Ronaldo Tidak Terpilih sebagai Pemain Terbaik
- Szczesny Kiper Terbaik Seri A meski Rapornya di Bawah Handanovic dan Musso


Conte coba bersabar dan menanti kepulihan Asamoah, tapi itu berisiko. Pemain asal Ghana itu telah absen dalam enam laga beruntun antara November-Desember, baru kembali akhir pekan kemarin melawan AS Roma. Selama 18 menit bermain, Kwadwo tak mampu memperlihatkan aksi cemerlang seperti biasanya. Jadi, lebih baik membiarkannya melakoni rehabilitasi sampai benar-benar bugar.

Pergerakan di mercato adalah jalan terbaik, dan dalam hal ini muncul nama bek Chelsea FC Marcos Alonso. Sosok yang tidak asing bagi Conte, pernah bekerja sama di Stamford Bridge selama dua musim (2016-2018). Alonso dianggap sebagai jawaban ideal, mampu memberi dorongan ekstra bagi serangan tim di bagian sayap.


Baca Juga :
- Samir Handanovic Tepis Isu Krisis jelang lawan Getafe: Kami Siap Mental dan Fisik
- Inter Harus Berpikir Ulang jika Punya Rencana Memecat Conte


Yang lebih memuaskan, pria asal Spanyol itu juga sangat mengenal Seri A. Dia pernah empat musim merumput bersama ACF Fiorentina, mengumpulkan 85 penampilan di semua kompetisi. Karakter sepak bola Negeri Piza yang ketat dan mengandalkan teknik bukan masalah bagi Alonso, justru sesuai dengan gaya bermainnya. Conte tahu betul hal tersebut, ingin segera melihat mantan anak asuhnya itu di Meazza.

Takkan sulit membujuk Alonso hengkang dari London karena dia memang tak masuk rencana pelatih Frank Lampard. Bek 28 tahun itu hanya tampil 13 kali di semua kompetisi musim ini, 6 pekan terakhir malah sama sekali tak dipanggil buat bertanding. Dia kalah bersaing dengan Emerson Palmieri dan Cesar Azpilicueta di sisi kiri pertahanan Chelsea.

Nama Alonso berada di urutan teratas daftar jual The Blues pada Januari, jadi Inter hanya perlu menyiapkan dana transfer. Yang perlu diingat, jebolan akademi Real Madrid CF itu baru saja memperpanjang kontrak sampai Juni 2023, negosiasi akan sedikit alot. Tapi ini adalah solusi yang diinginkan semua pihak, akan rampung bila dihadapi dengan serius.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita